Uskup Atambua Apresiasi Kinerja Pemerintah Bangun Infrastruktur Jalan di Kabupaten Malaka

-Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr mengapresiasi kinerja dan perjuangan Pemerintah Kabupaten Malaka dalam membenahi infrastruktur jalan di

Uskup Atambua Apresiasi Kinerja Pemerintah Bangun Infrastruktur Jalan di Kabupaten Malaka
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BERSAMA USKUP---Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku bersama Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menuju tempat rekoleksi persiapan Paskah bagi Pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Malaka di Gereja St. Maria Fatima Betun, Jumat (15/3/2019) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN----Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr mengapresiasi kinerja dan perjuangan Pemerintah Kabupaten Malaka dalam membenahi infrastruktur jalan di Kabupaten Malaka yang adalah kabupaten termuda di NTT.

Hal itu disampaikan Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr dalam arahannya pada acara rekoleksi persiapan Paskah bagi Pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Malaka di Gereja St. Maria Fatima Betun, Jumat (15/3/2019)

Menurut Uskup Domi, perjuangan pemerintah Kabupaten Malaka dapat dilihat dari hasil pembangunan yang sudah dirasakan dan dinikmati masyarakat Malaka seperti imfrastruktu jalan. Hasil karya nyata dalam pembangunan ini tentu membawa perubahan bagi kabupaten Malaka dan masyarakatnya.

Satu per satu kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan pemerintah akan terus membangun demi kesejahteraan hidup masyarakat Malaka.

Uskup Domi juga mengingatkan para pejabat dan aparatur sipil negara di Malaka akan pentingnya menggunakan hak suara dalam menentukan arah kepemimpinan bangsa Indonesia.

“Politik bukan hanya hak tetapi sekaligus kewajiban dan tanggung jawab. Karena itu, kita harus menggunakan hak pilih kita. Karena dengan menggunakan hak pilih kita secara baik, kita ikut menempatkan pemimpin yang tepat dalam kegiatan pemerintahan”, ujar Uskup.

Sebaliknya, kata gembala umat Katolik tiga Kabupaten ini, jika tidak menggunakan hak pilih berarti kita tidak ikut ambil bagian dalam menentukan kesejahteraan bangsa lima tahun ke depan.

´┐╝Mengutip Surat Gembala Konfrensi Waligereja Indonesia (KWI) tetkait Pemilihan Umum 17 April 2019, Uskup Dominikus mengatakan KWI menilai, dua paket calon presiden dan calon wakil presiden adalah putra-putra terbaik bangsa Indonesia.

Karena itu, lanjut Doktor Filsafat ini, seluruh Umat Katolik dihimbau untuk tidak golput. Gunakan satu suara dengan baik untuk kepentingan bangsa lima tahun.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved