Kapolres Mabar Ingatkan Pihak Yang Manfaatkan Bencana Labuan Bajo

Kapolres Manggarai Barat beri peringatan keras bagi pihak-pihak yang memanfaatkan bencana Labuan Bajo untuk mencari keuntungan.

Kapolres Mabar Ingatkan Pihak Yang Manfaatkan Bencana Labuan Bajo
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
antrian BBM di Labuan Bajo, Manggarai Barat 

Kapolres Mabar Ingatkan Pihak Yang Manfaatkan Bencana Labuan Bajo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO- Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Julisa Kusumowardono, SIK memberi peringatan keras bagi pihak-pihak yang memanfaatkan bencana Labuan Bajo untuk mencari keuntungan. 

"Warga jangan memanfaatkan kesempatan, misalnya pada saat terjadi bencana, jalanan putus. Terus ada yang menggunakan ojek, jangan memasang tarif ojek itu dengan harga yang mahal karena ini kondisinya darurat kemanusiaan. Bukan kondisi yang tidak terjadi apa-apa. Kita harus punya empati untuk saling membantu," kata Kapolres kepada wartawan di Labuan Bajo, Jumat (15/3/2019).

Permintaan yang sama dia sampaikan kepada para penjual BBM eceran di kota pariwisata tersebut, khususnya bensin dan pertalite.

JNE Alami Kerugian 5x Lipat, Akibat Bencana Longsor Labuan Bajo

Antisipasi Longsor Susulan di Labuan Bajo, BPJN X Kupang Siapkan Alat Berat di Lokasi Rawan

"Jangan menjual BBM dengan harga yang tinggi memanfaatkan situasi di tengah orang mengalami bencana. Ini tidak pantas dan tidak etis. Kami akan koordinasi dengan Pemda untuk melakukan penertiban," kata Jules.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, setelah bencana tanah longsor di ruas jalan nasional Labuan Bajo - Ruteng, pasokan BBM dari Pertamina menjadi pincang.

Dampaknya terjadi kelangkaan BBM di Labuan Bajo dan sekitarnya. Akibat kesulitan BBM, harga ojek juga naik karena penjual eceran bensin atau pertalite juga menaikan harganya.

Biasanya per botol harga bensin atau pertalite berkisar antara Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu, saat ini menjadi Rp 35 ribu sampai Rp 50 ribu.

Anak-Anak Sekolah Korban Longsor di Tondong Belang Mabar Butuh Buku dan Alat Tulis

Kendaraan Di Atas 5 Ton Dilarang Lewat Jalur Bekas Longsor Gua Maria Wae Lia

Namun ada juga yang sengaja memanfaatkan suasana jalan yang putus tersebut untuk menaikan harga BBM dan ojek.

Hingga kini pasokan BBM masih didatangkan dari Bima lewat Sape menggunakan kapal feri ke Labuan Bajo.
Selain itu juga BBM dari Reo lewat Aimere dan dari Aimere menggunakan kapal feri ke Labuan Bajo.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved