Lembata Jadi Tuan Rumah Lomba Paralayang Indonesia

Dalam tahun 2019 ini, Kabupaten Lembata ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan lomba paralayang Indonesia.

Lembata Jadi Tuan Rumah Lomba Paralayang Indonesia
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lebatukan, Petrus Ruing 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Dalam tahun 2019 ini, Kabupaten Lembata ditetapkan sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan lomba paralayang Indonesia. Lomba tersebut akan diikuti sekitar 300 peserta yang datang dari berbagai daerah di tanah air.

"Tahun ini Lembata jadi tuan rumah Lomba Paralayang Indonesia. Dalam lomba itu, kami di Kecamatan Lebatukan sebagai tuan rumah, sebab lomba itu akan berlangsung di Pantai Wade, destinasi paling indah di Kabupaten Lembata," kata Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lebatukan, Petrus Ruing, ketika ditemui POS- KUPANG.COM di kediamannya di Lewoleba, Kamis (14/3/2019) malam.

Dikatakannya, penentuan Pantai Wade jadi tempat dilangsungkannya lomba paralayang itu tentunya tak lepas dari hasil Festival 3 Gunung yang telah berlangsung pada September 2018 lalu.

12.817 Siswa SMA 18 Kabupaten di NTT Siap Mengikuti UNKP

Lantaran saat itu pengurus paralayang Indonesia juga hadir pada saat Festival 3 Gunung dan berkesempatan pesiar ke Wade, lanjut dia, sehingga dari situlah Pantai Wade masuk menjadi salah satu nominasi tempat dilangsungkan lomba paralayang Indonesia tahun 2019 ini.

Saat ini, lanjut Camat Ruing, kabar tentang lomba paralayang Indonesia di Pantai Wade itu, telah menjadi viral di kalangan masyarakat Lembata, khususnya di Kecamatan Lebatukan. Oleh karena itu pihaknya berharap agar masyarakat bersiap diri menyambut acara akbar tersebut.

Demi Asap Dapur, Emilia Sebi ke Malaysia Rela Tinggalkan Tiga Anak di Done

Kesiapan masyarakat itu, kata dia, lebih pada bagaimana menyiapkan souvenir dan pelbagai hal lain yang bisa dijual kepada pihak yang menbutuhkan. Dengan begitu, kegiatan akbar itu bisa membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.

Tahun ini, ungkap Camat Ruing, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, akan membangun sejumlah infrastruktur dari dan ke tempat itu. Demikian juga fasilitas pendukung lainnya seperti kamar mandi dan toilet. Juga pada titik star bagi peserta lomba paralayang.

"Tahun ini sejumlah fasilitas mulai dibangun. Begitu juga infrastruktur dari dan ke Pantai Wade. Untuk itu masyarakat juga harus siap, sehingga ketika acara itu diselenggarakan, masyarakat mendapatkan nilai tambah dari pelaksanaan kegiatan itu," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved