Kejari Ende Selidiki Asuransi Aparat Desa Senilai Rp 4,9 Miliar

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso mengatakan, Kejari Ende pernah menyelidiki kasus asuransi aparat desa di Kabupaten Ende di tahun 2018

Kejari Ende Selidiki Asuransi Aparat Desa Senilai Rp 4,9 Miliar
pos kupang.com, romualdus pius
Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso SH 

Kejari Ende Selidiki Asuransi Aparat Desa Senilai Rp 4,9 Miliar

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG,COM,ENDE- Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso mengatakan, Kejaksaan Negeri Ende pernah menyelidiki kasus asuransi aparat desa di Kabupaten Ende di tahun 2018 lalu.

Namun dalam proses penyelidikan itu kasusnya dihentikan karena tidak cukup bukti.

Kepada Pos Kupang.Com, Kamis (14/3/2019) Kejari Sudarso mengatakan bahwa Kejari Ende pernah melakukan penyelidikan atau LID atas kasus asuransi aparat desa di Kabupaten Ende senilai Rp 4,9 Miliar.

Namun dalam proses tersebut kasusnya tidak dapat ditingkatkan karena tidak cukup bukti sehingga pihaknya tidak memaksakan untuk meningkatkan kasusnya ke tahap yang lebih tinggi.

“Terkecuali ada bukti baru atau novum yang menyatakan bahwa kasus tersebut ditemukan ada tindak pidana korupsi,”kata Kejari Sudarso.

Kejari Ende Siap Hadapi Gugatan 12 ASN

Kejari Ende Tangani Dua Kasus Tindak Pidana Korupsi, Ini Jenis Kasusnya

Kejari Sudarso yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Ende, Tony Aji mengatakan bahwa dalam proses penyelidikan Kejaksaan Negeri Ende telah memeriksa setidaknya ada 19 orang saksi baik itu kepala desa dan juga unsur dari Pemda Ende dan juga pihak Bumi Asih Jaya.

Dikatakan dalam proses penyelidikan juga Kejari Ende juga berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Secara organisasi Kantor Pusat Bumi Asih Jaya yang katanya di Jakarta sudah tutup termasuk di daerah dan juga di Ende. Hal ini yang membuat proses penyelidikan menjadi terhenti,” kata Kejari Sudarso.

Kejari Sudarso mengatakan bahwa meskipun proses penyelidikan telah dihentikan namun demikian kasus tersebut masih bisa ditingkatkan apabila ditemukan bukti baru atau novum.

Oleh karena itu pihaknya berharap agar pihak-pihak yang berkompoten bisa memberikan informasi terbaru terkait dengan keberadaan asuransi tersebut.

Kejari Ende Tahan 7 Tersangka Kasus PMPM Mandiri

Ditahan Kejari Ende Terkait Kasus PNPM Mandiri, Maria Edeltrudis Pana Menangis

Pihaknya juga dalam proses penyelidikan telah memeriksa pihak asuransi yang ada di Ende.

Menurut Kejari Sudarso pihaknya tidak mau memaksakan kehendak ataupun keinginan untuk meningkatkan kasus asuransi aparat desa di Kabupaten Ende apabila dari sisi hukum tidak memungkinkan.

“Kalau dari sisi jumlah atau nilai uang memang itu informasi yang bagus namun bagaiamanapun harus memenuhi nilai atau ditemukan bukti kuat adanya indikasi tindak pidana pelanggaran korupsi,” kata Kejari Sudarso.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved