Berita Tamu Kita

Tamu Kita: Irham Anwar Panen Sejuta Perhari dari Ikan Air Tawar

Bisnis ikan air tawar belum banyak digeluti masyarakat di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tamu Kita: Irham Anwar Panen Sejuta Perhari dari Ikan Air Tawar
Teni Jenahas
Irham Anwar Panen Sejuta Perhari dari Ikan Air Tawar 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Bisnis ikan air tawar belum banyak digeluti masyarakat di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Padahal, bisnis ini menjanjikan karena permintaan pasar cukup tinggi.

Irham Anwar adalah salah satu yang melihat peluang bisnis tersebut. Dari bisnis ikan air tawar, ia meraup pendapatan Rp 1 juta per hari.

599 Boks Soal UNKP Tiba di Kota Kupang

Seperti apa kisah Irham Anwar dalam menjalani bisnis ikan air tawar di Kabupaten Malaka.

Ikuti wawancara Reporter Pos Kupang, Teni Jenahas, dengan Irham Anwar, di Harekakae beberapa waktu yang lalu.

Selamat pagi. Bagaimana kabarnya?
Selamat pagi juga. Kabar baik. Mari kita duduk di dekat kolam, yah, supaya lebih santai. Sambil melihat-lihat kolam dan ikan.

Sebagai pebisnis ikan air tawar di Kabupaten Malaka, bisa Anda ceritakan sejak kapan menggeluti usaha ini?
Saya mulai menjalani usaha ini sejak tiga tahun lalu. Yah sekitar tahun 2016. Kalau kolam ikannya sudah dibuat sejak tahun 2013.

 Dapat Program Listrik, Kades Tolak Sehen Masuk Desa Lidi

Apa yang memotivasi Anda untuk menjalani bisnis ikan air tawar?
Yang pertama karena ada potensi. Potensinya adalah air irigasi yang melimpah di Kabupaten Malaka. Selain itu, usaha ikan lebih santai ketimbang bekerja di sawah. Memang saya senang kerja di sawah dan saya punya dua hektare sawah. Tetapi, karena usia, saya memilih usaha ikan saja. Biar lebih santai dan menikmati pekerjaan saja.
Selain itu, saya mempunyai hobi memelihara ikan dan ternak ayam. Memelihara ikan tidak terlalu repot. Lebih santai dan harganya juga saat ini lumayan bagus.

Setelah memutuskan untuk usaha ikan, persiapan apa saja yang Anda lakukan saat itu?
Saya memulainya dengan membuat bak penampung. Saya memperbaiki lagi tanggul supaya lebih tinggi. Saya memanfaatkan lahan seluas 40 kali 100 ini untuk rumah tinggal dan untuk usaha. Saya juga mencari benih ikan. Awalnya saya buat tujuh bak ikan. Untuk mengantisipasi kekurangan air musim kemarau, saya membangun dengan sumur bor lagi.

Surat Suara Pemilu 2019 Tiba di KPU Sumba Timur

Halaman
123
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved