Berita Puisi

Puisi: Ini Puisi-Puisi Pos Kupang MInggu, Kepoin Yuk

Puisi-Puisi Patrisius Epin Du, Telepon Ayah: Malam ini agak sedikit letih, Setelah sepanjang hari berlari di imajinasi.

Puisi: Ini Puisi-Puisi Pos Kupang MInggu, Kepoin Yuk
ilustrasi
Puisi-Puisi Patrisius Epin Du 

Puisi-Puisi Patrisius Epin Du
Telepon Ayah

Malam ini agak sedikit letih
Setelah sepanjang hari berlari di imajinasi
Sementara kupu-kupu bercumbu dengan sebait puisi
Di tepi waktu ia ingin mengadu...
Tiba-tiba Hp-ku berbunyi
Ternyata itu ayah ingin menelpon
"Nak pulanglah, ayah sudah siapkan uang untuk menjadi caleg"
"Pa aku bosan dengan politik, politik hanya menciptakan musuh
Aku takut terjadi seperti di televisi, setiap orang berusaha menjatuhkan satu sama lain
Belum lagi saling mencaci hanya untuk satu kata "kekuasaan"
Biarkan aku hidup dengan sepotong puisi,
Selagi aku masih bisa beimajinasi
Ayahku menyahut "Makan saja puisimu"
Biarkan puisiku yang berbicara.
(Malang, 21 Februari 2019)

Mari Berdamai

Remang senja dimakan gelap
Resah mengadu tentang waktu
Kapan semuanya berakhir
Ketika saatnya akan tiba
Kan dilihat siapa yang menang
Antara puisiku atau puisimu
Jangan terlalu membangga ketika kamu mampu bermain kata
Sebab kata mampu membunuhmu atau mereka
Mari berdamai sebelum fajar mereka
Agar tidak ada kata sesal
Ketika saatnya tiba.
(Malang, 21 Februari 2019. Mahasiswa STFT Widya Sasana Malang, tinggal di Malang)

Puisi-Puisi Chan Setu
Sajak

Terlalu lama kau menelan bumbu di dapur
Sudah berdering lapar mukamu,
Ah, kau melepas keinginanku seperti menunda lapar yang kesekian kalinya.

Mari kuantar dirimu mencicipi sajak-sajakku di bawah bibir manismu.

Sampai jumpa istriku "secangkir kopi pahit" yang sempat tertunda.
(Ledalero, 2019).

Puisi (04)

Salinkan dulu doa di buku narasi sejuta asa. Siapa tahu kau melihat mataku yang sedang meranah. Mungkin juga karena doaku yang sempat kau abaikan di akhir aku mengakhiri pohon yang sedang rindang tanpa tatapku untuk seranum senyum yang telah hilang meski baru tadi.
(Ledalero, 2019).

Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved