Refleksi Inovasi Birokrasi dalam Kebijakan Restrukturisasi OPD Lingkup Provinsi NTT

Sitem kerja birokrasi pada masa lampau tidak dibutukan situasi dan kondisi saat ini. Sekarang sistem kerja birokrasi yang cepat, tepat tidak berbelit

Refleksi Inovasi Birokrasi dalam Kebijakan Restrukturisasi OPD Lingkup Provinsi NTT
pos kupang.com, ferry ndoen
Ketua Pengurus Kota Tarung Derajat Kupang, Fransiskus Sales, SPd, MM

BIROKRASI -  di indonesia maupun di negara-negara yang sudah maju, terkesan lamban, kaku, sistimatis, apatis, jumlah personilnya banyak, pemborosan dan imegs negatif lainnya.

Sitesm kerja birokrasi pada masa lampau tidak dibutukan situasi dan kondisi saat ini. Sekarang sistem kerja birokrasi yang cepat, tepat tidak berbelit-belit, efisien, efektif, berkualitas dan.produktif.

Untuk itu inovasi merupakan suatu kebutuhan yang harus diimplementasikan pada saat sekarang. Inovasi pada imprufmend dan fungsi organisasi birokrasi perangkat daerah dalam tataran untuk menciptakan good gavernance and good local govermance.

Prinsip dasar dari inovasi birokrasi adalah pelayanan publik yang efisien, efektif, berkualitas dan produktif. Langka berani yang dilakukan oleh Bapak Gubernur Victor B.Laiskodat, SH, M.Hum kader dari Partai Nasdem dan wakil.Gubernur Drs. Josef Nai Soi, MM , kader Partai Golkar

Kita masyarakat Flobamorata harus mamberi apresia kepada orang nomor 1 dan nomo2 di NTT saat ini, secara de jure dan de facto keduanya terpilih pada pesta rayat pada pemiliha guberur, bupati dan walikota se Indonesia pada tanggal 27 Juni 2018 yang lalu.

Saya sebagai sitizen atau warga negara Indonesia dan khususnya masyarakat NTT, harus menerima dan mendukung setiap inovasi-inovasi kebijakan yang dilakun oleh Bpk Gubernur dan wakil gubernur.

Setiap pemimpin dalam era kepemimpinan dengan kondisi dan situasi yang berbeda pada saat masa kepemimpinan mereka masing-masing.

Setiap pemimpin memiliki style, visi misi dan pendekatan-pendekatan yang berbeda namun memiliki satu tujuan yang mulia yaitu Masyarakat NTTT sejatera.

Tujuan mulia ini tidak dapat terwujud jika masyarakat tidak dan tidak melibatkan diri dalam pembangunan. Agar tercapai mimpi besar ini harus ada kolaborasi inovasi dan sinergitas yang kuat dengan stakeholders antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Di Negara-negara maju seperti Amerika ,Eropa, Cina, Korea dan Jepang, bahwa inovosi sudah menjadi budaya, sehingga negara-negara tersebut sangat maju di bandingkan negara-negara lainnya seperti negara Asean, indonesia dan lebih khususnya NTT.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved