Salam Pos Kupang

Bangkitkan NTT Lewat Sarung

Even yang akan dilaksanakan Ketua Dekranasda NTT bersama jajaran pengurus, yakni Festival Sarung Tenunan Adat khas NTT

Bangkitkan NTT Lewat Sarung
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Para penenun ikat sedang mengikuti festival tenun ikat.

Bangkitkan NTT Lewat Sarung

IDE cemerlang terus digulir Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat untuk menggairahkan produk maupun menopang pasca (hasil) produk para pengrajin.

Salah satu even yang akan dilaksanakan Ketua Dekranasda NTT bersama jajaran pengurus, yakni Festival Sarung Tenunan Adat khas NTT.

Salah satu penekanan Ketua Dekranasda NTT agar seluruh peserta Festival Sarung wajib mengenakan tenunan khas NTT dan tidak boleh mengenakan sarung tenunan dari luar NTT.

Tentu tujuan yang ingin digelorakan ibu Julie Sutrisno Laiskodat sangatlah mulia, yakni agar masyarakat NTT punya rasa memiliki dan rasa cinta akan produk sarung khas NTT.

Jika didalami, ide yang dilontarkan Ibu Julie Sutrisno Laiskodat ini sudah lama digaungkan.

Namun kali ini digaungkan dengan pola lain sehingga terlihat dampaknya sangat luar biasa bagi hasil produk tenunan masyarakat NTT umumnya, khususnya hasil tenunan sarung khas NTT.

Tentu dasar serta latar belakang pemikiran diselenggarakannya Festival Sarung NTT ini agar masyarakat NTT merasa memiliki sarung khas NTT. Bahkan lebih dari itu ikut mempromosikan sarung tenunan khas Flobamora.

Untuk lebih menekankan kecintaan akan kain sarung khas NTT, Ketua Dekrasnada NTT, Julie Sutrisno Laiskodat sudah mengultimatum kepada peserta Festival Sarung khas NTT agar saat hadir di arena Car Free Day (CFD) di Jalan El Tari, Kota Kupang, Sabtu (2/3/2019), semuanya wajib mengenakan sarung khas NTT.

Bahkan dengan tegas, Julie Sutriso Laiskodat 'mengancam' bagi peserta yang datang ke arena CFD, tanpa mengenakan sarung khas NTT, maka pihaknya bersama panitia Festival Sarung Khas NTT tidak segan untuk 'mengusirnya'.

Tentu kita berharap semangat positif yang sudah digelorakan Ny. Julie Sutrisno Laiskodat mendapat sambutan positif masyarakat, khususnya saat berlangsungnya Festival Sarung NTT tahun 2019, di ruas Jalan El Tari, Kota Kupang yang diperkirakan akan diikuti sekitar 10 ribu peserta.

Kita berharap, dampak dari pelaksanaan Festival Sarung ini akan berkontribusi positif bagi produk hasil tenun sarung dan hasil ikutan lainnya bagi penghasilan pengrajin kain sarung khas NTT serta berdampak pula bagi pendapatan daerah.

Semoga gagasan program pelaksanaan Festival Sarung khas NTT, semangatnya bisa ditularkan dan ditangkap para ketua dan pengurus Dekranasda kabupaten/kota se-NTT.

Dengan demikian, kehadiran Dekranasda tidak semata hanya sebagai sebuah simbol pelengkap, namun ke depannya program Dekranasda memiliki gaung positif melalui aneka program yang berdampak dan bisa dirasakan para perajin. (*)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved