Sandiaga Uno Bertanya, Di NTT Ini Cari Kerja Gampang atau Susah?

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu dengan pendukung dan simpatisannya di Kota Kupan

Sandiaga Uno Bertanya, Di NTT Ini Cari Kerja Gampang atau Susah?
KOMPAS.COM
Sandiaga Uno, saat tiba di Kota Kupang, NTT dan bertemu dengan para pendukung dan simpatisannya di Resto Nekamese, Kupang, Senin (25/2/2019) 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu dengan pendukung dan simpatisannya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Senin (25/2/2019) sore.

Dalam pertemuan yang digelar di Restoran Nekamese Kupang itu, Sandiaga mempertanyakan sejumlah hal kepada para pendukungnya, terutama masalah ekonomi.

Menurut Sandiaga, dirinya bersama Prabowo Subianto, ingin fokus untuk menuntaskan masalah ekonomi di Indonesia.

"Kita mau ubah ekonomi dan saya mau tanya di NTT ini cari kerja gampang atau susah?" tanya Sandiaga.

Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh para pendukungnya secara kompak, jika susah sekali mendapatkan pekerjaan di NTT.

Mendengar jawaban itu, Sandiaga berjanji, dirinya dan Prabowo akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya jika terpilih.

Dia dan Prabowo lanjut Sandiaga, juga siap memberikan perhatian khusus kepada anak muda dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Kita akan berikan kemudahan, karena UMKM kontribusinya 97 persen untuk lapangan pekerjaan,"ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandiaga pun, menanyakan lagi kepada pendukungnya khususnya emak-emak, terkait harga kebutuhan pokok dan listrik, apakah mengalami kenaikan atau tidak.

"Semuanya naik dan mahal," jawab pendukungnya serentak. Sandiaga optimistis jika dia dan Prabowo diberikan amanat, maka akan mengelola perekonomian Indonesia menjadi lebih baik, sehingga harga kebutuhan pokok menjadi lebih stabil dan terjangkau dan harga listrik bisa diturunkan.

"Karena kita yakin negeri ini berlimpah sumber daya alamnya, kaya raya dan tanahnya subur, termasuk sumber daya manusianya hebat," ucap Sandiaga.(kompas.com)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved