Air Menuju Borong Hilang di Tengah Jalan. Ternyata Ini Penyebabnya!

Krisis air bersih di Kota Borong, ibukota Kabupaten Manggarai Timur (Matim) hingga kini masih terus terjadi. Ini yang dilakukan Pemda Matim

Air Menuju Borong Hilang di Tengah Jalan. Ternyata Ini  Penyebabnya!
ISTIMEWA
Bupati manggarai Timur, Agas Andreas, S.H, M.Hum 

Air Menuju Borong Hilang di Tengah Jalan. Ternyata Ini  Penyebabnya!

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | BORONG- Krisis air bersih  di Kota Borong, ibukota Kabupaten Manggarai Timur (Matim) hingga kini  masih terus terjadi.

Untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan kaki  turun ke kali.

Jika tidak ke kali, warga harus mengeluarkan uang setiap minggu guna membeli air bersih.

Kabag Keuangan dan Umum BLUD SPAM Matim, Fransiskus Aga mengakui ada persoalan pada jaringan air bersih menuju Kota Borong.

"Air menuju ke Borong diambil dari dua sumber yakni Rana Mese dan Wae Mau. Jaringan air menuju ke Borong harusnya lancar tapi masalah jaringan perpipaan ke Borong bocor sepanjang jalan. Ini yang jadi masalah. Airny hilang di tengah sehingga tidak sampai ke rumah-rumah warga di Borong," kata Fransiskus Aga ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Jumat (22/2/2019) pagi.

Satgas Bersama Masyarakat Kerja Bakti Urus Sarana Air Bersih

Miris, Pustu Sok di Kabupaten Manggarai Timur Belum dilengkapi Listrik dan Air Bersih

Aga menegaskan, kalau air di Kota Borong sebenarnya tidak ada persoalan karena debit air di sumber mata air yang ada di daerah itu cuku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di ibukota Kabupaten Manggarai Timur tersebut.

Ia mengungkapkan, bocornya jaringan air menuju ke Borong telah disikapi BLUD SPAM dengan melakukan perbaikkan.

"Kami sudah perbaiki jaringan yang rusak. Kami sudah pantau tapi masih saja bocor. Kami pun sudah melakukan pendekatan dengan warga desa yang berada di sekitar jaringan pipa menuju ke Borong. Kami lakukan pendekatan agar warga bisa menjaga jaringan pipa yang sudah bangun. Kami juga tidak tutup mata. Kami akan bangun jaringan air biar semua juga menikmati. Tetapi tolong bantu jaga pipa yang sudah dibangun,"  harap Aga.

Atasi Kesulitan Air Bersih, Penghuni Panti Asuhan Binongko Labuan Bajo Lakukan Ini

15 Tahun Tak Difungsikan, Jaringan Air Bersih Oeekam Akan Difungsikan

Ia mengungkapkan, sampai sekarang pihaknya masih berupaya keras menekan kebocoran air menuju ke Borong.

"Untuk sementara waktu kami masih belum terima pelanggan baru. Kami tekan kebocoran biar air ke Borong lancar dulu. Kalau jaringan sudah aman, pelanggan senang. Pelanggan air di Borong saat  ada 2.200 orang," demikian Aga.

Sementara itu, Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.H telah menegaskan, persoalan air bersih di Matim akan jadi program prioritas. 

"Kami akan bangun jaringan air ke rumah bukan bangunan hidrant umum. Air harus masuk ke rumah warga sehingga masyarakat bisa sejahtera dan keluar dari persoalan air bersih," kata Bupati Agas.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved