Mabar Mulai Terapkan e-Planing Antisipasi Program Siluman di Tengah Jalan

Penerapan aplikasi perencanaan secara elektonik atau eplaning mulai diterapkan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Mabar Mulai Terapkan e-Planing  Antisipasi Program Siluman di Tengah Jalan
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
suasana musrenbancam Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat 

Mabar Mulai Terapkan e-Planing  Antisipasi Program Muncul di 'Tengah Jalan'

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO- Penerapan aplikasi perencanaan secara elektonik atau eplaning mulai diterapkan  di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Salah satu keuntungan mencegah program yang muncul  di'tengah jalan' atau program yang tidak melalui perencanaan awal. 

Melalui penggunaan aplikasi itu, jenis kegiatan yang sudah diusulkan mulai dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa sampai kabupaten, tidak akan bisa lagi diutak-atik atau diubah.

Buka Musrenbangcam Oebobo, Wakil Walikota Kupang Bilang Perencanaan Ibarat Nafas

Musrenbangcam Malaka Barat, Masyarakat Usul Normalisasi Sungai Benenain

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mabar, Hans Sodo dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Komodo, Kamis (21/2/2019).

"Jangan ragu, tahun ini kita sudah menggunakan  aplikasi e-Planing. Semua perencanaan yang sudah ditentukan akan langsung dikunci pada Bulan Mei. Dengan demikian, pada pembahasan lanjutan tidak akan bisa berubah. Karena itu perencanan kita diskusikan dengan baik. Tahun ini aplikasi e-Planing dan e-Budgeting mulai diterapkan," kata Hans.

Hal itu dia sampaikan terkait usulan salah satu peserta Murenbangcam yang merasa kuatir usulan-usulan yang diakomodir akan berubah saat pembahasan di DPRD.

Bupati Sumbar Pimpin Musrenbangcam Kecamatan Wanokaka

Musrenbangcam di Pinupahar, Wakil Bupati Sumba Timur Bicarakan Tiga Hal Ini

"Usulan infrastruktur jangan sampai nanti berubah jadi pengadaan kambing. Usulan perbaikan jalan jangan sampai berubah jadi pengadaan traktor. Sudah dibahas di Musrenbang desa, kecamatan dan kabupaten tetapi begitu sampai di DPRD dicoret dan diubah. Itu yang ingin saya ingatkan," kata Feri Adu yang hadir dalam Musrenbang Kecamatan Komodo hari itu.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved