Kasus Bidikmisi 2016 di Politani Negeri Kupang, Penyidik Temukan Dugaan Penyelewengan Rp 800 Juta

Pihak Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan dugaan penyelewengan pada kasus Beasiswa Bidikmisi tahun 2016

Kasus Bidikmisi 2016 di Politani Negeri Kupang, Penyidik Temukan Dugaan Penyelewengan Rp 800 Juta
POS KUPANG/RYAN NONG
Dir reskrimsus Polda NTT Kombes Hery Tri Maryadi

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pihak Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan dugaan penyelewengan pada kasus Beasiswa Bidikmisi tahun 2016 Politeknik Pertanian Negeri Kupang sebesar Rp 800 juta.

Kasus tersebut menyeret nama Penanggung jawab Bidikmisi tahun 2016, AP.

Dirreskrimsus Polda NTT Kombes Pol Hery Tri Maryadi SH MH saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM pada Rabu (20/2/2019) petang menjelaskan berkas perkara kasus tersebut saat ini masih berada di kejaksaan.

“Tahap satubsudah dilakukan sejak November 2018, dan audah P19 juga, sekarang (berkas) masih di Kejaksaan,” ungkap Herry.

Kerugian negara yang dihitung oleh BPKP dalam kasus ini, lanjut Herry mencapai Rp 2,4 miliar. Namun, penyelewengan yang terindikasi dilakukan secara pribadi sebesar Rp 800 juta.

“Kerugian Bidikmisi itu Rp 2,4 m, tetapi penggunaan anggarannya sekitar Rp 800 juta. Jadi, kalau kerugian negara dibaca BPKP Rp 2,4 miliar, tetapi secara fakta sudah menyerahkan ke bagian kebijakan yang lain, yang digunakan oleh pribadi Rp 800 juta,” papar Herry. (*)

 
 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved