Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Selasa 19 Februari 2019 'Nikmati Hidup Menurut Kata Tuhan Bukan Kata Orang'

Renungan Harian Kristen Selasa 19 Februari 2019 'Nikmati Hidup Menurut Kata Tuhan Bukan Kata Orang'.

Editor: maria anitoda
Dok Pribadi/Mesakh A.P. Dethan
Renungan Harian Kristen Selasa 19 Februari 2019 'Nikmati Hidup Menurut Kata Tuhan Bukan Kata Orang' 

Renungan Harian Kristen Selasa 19 Februari 2019 'Nikmati Hidup Menurut Kata Tuhan Bukan Kata Orang'.

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Kristen Selasa 19 Februari 2019 'Nikmati Hidup Menurut Kata Tuhan Bukan Kata Orang' 

Renungan Harian Kristen

Oleh: Pdt DR Mesakh A P Dethan MTh 

Jangan mengukur kehidupan sorgawi dengan cara pandang dunia! Mengapa?
 

Dengan adanya begitu banyak kematian beruntun baik di keluarga kami maupun keluarga para sahabat dalam beberapa bulan terakhir  ini, yang tidak bisa lagi saya hitung satu persatu, maka saya tertarik untuk membahas tentang perihal kematian dan kebangkitan.

Alkisah ada beberapa suku-suku terasing di Afrika mempunyai suatu keyakinan yang unik.

Bahwa walaupun seseorang di dunia memiliki istri yang yang berwajah buruk dan jelek sekalipun, asal berbuat kebajikan dan dan menunjukkan rasa hormat pada orang tua selama ia hidup di dunia, maka kalaupun orang itu  nanti mati akan masuk sorga dan akan dikelilingi oleh para janda bertubuh bohai dan para bidadari cantik.

Bukan pada tempatnya kita menilai pandangan ini, benar atau salah.

Tetapi bahwa ada begitu banyak orang yang membayangkan kehidupan di dunia mempunyai kelanjutannya di sorga, yang jauh lebih indah, khususnya berkaitan dengan hal kawin-mawin.

Dengan cara yang  sedikit berbeda, kita bisa melihat bagaimana orang-orang Saduki memakai ukuran dunia untuk mengukur hal-hal di surga.

Dan karena itu Yesus memberi jawaban yang berbeda, yaitu di surga tidak ada kawin-mawin (lihat teks Alkitab Matius 22:23-33).

Sebetulnya menurut beberapa penafsir kisah perempuan dengan tujuh orang laki-laki itu hanyalah rekayasa orang-orang Saduki saja dengan maksud untuk menjebak Yesus.

Orang-orang Saduki adalah salah satu kelompok yang mengusai kehidupan politik dan agama di Yerusalem (khususnya di sekitar Bait Suci)  pada jaman Tuhan Yesus.

Boleh dikatakan Orang-orang Saduki, yang terdiri dari keluarga-keluarga imam yang kaya,  merupakan bagian dari kelompok-kelompok yang berkuasa di Yerusalem.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved