Bupati Kamelus : Perencanaan Pembangunan Tak Boleh Ada Usulan yang Disisip Kemudian

Pembangunan daerah ini pada tahun 2020 nanti akan ditentukan oleh rencana yang kita susun pada tahun 2019 ini. Karena itu harus benar-benar dilaksana

Bupati Kamelus : Perencanaan Pembangunan Tak Boleh Ada Usulan yang Disisip Kemudian
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH, MH. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-"Pembangunan daerah ini pada tahun 2020 nanti akan ditentukan oleh rencana yang kita susun pada tahun 2019 ini. Karena itu harus benar-benar dilaksanakan dengan baik karena nanti tidak bisa lagi ada usulan atau program yang disisipkan kemudian,".

Demikian penegasan Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H ketika membuka musrenbangcam di Kecamatan Satar Mese dalam rilis yang dikirim Humas Manggarai, Senin (18/2/2019) siang kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng.

Bupati Kamelus yang membuka musrenbang atau musyawarah perencanaan pembangunan di Satar Mese, Jumat (15/2/2019) pagi mengatakan, hal-hal yang menjadi prioritas pembangunan. harus disusun melalui perencanaan.

"Alokasi anggaran yang disiapkan terbatas sehingga perlu perencanaan yang baik," kata Bupati Kamelus.

Ia menjelaskan, proses musrenbang adalah tahapan awal dan penentu jalannya roda pembangunan.

Ferdi Kana Lo Pimpin Balai Prasarana Permukiman Sulteng, Ini Pesan Kepala BPJN X Provinsi NTT

"Para peserta Musrenbang harus mampu memilah dengan benar setiap usulan serta peluang sumber pembiayaannya. Untuk kegiatan atau pembangunan yang bisa didanai dari sumber dana desa (APBDes), tidak perlu lagi diusulkan ke Kabupaten. Misalnya yang biayanya seratus juta ke bawah bisa pakai dana desa, termasuk perawatan jalan desa dan lain-lain.

Tidak perlu lagi dimasukkan dalam usulan musrenbangcam. Dengan demikian maka usulan yang diteruskan ke tingkat Kabupaten adalah yang memang tidak bisa ditangani melalui dana desa," paparnya.

Bupati Kamelus juga berharap agar seluruh perencanaan pembangunan disusun dalam kerangka bersama yakni visi dan misi Kabupaten Manggarai.

"Lebih dari itu (Visi dan Misi Kabupaten Manggarai, red) setiap rencana juga harus dibuat dengan memperhatikan prioritas pembangunan pada tingkat di atasnya, mulai dari Kabupaten, Provinsi sampai Pemerintah Pusat. Dengan demikian seluruh kerja pembangunan akan terintegrasi dan dapat diukur keberhasilannya secara nasional," papar Bupati Kamelus.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kamelus juga menyampaikan arahan terkait beberapa prioritas pembangunan, seperti simantri, elektrifikasi, rumah tidak layak huni, dan perbaikan sarana dan prasaranan pendidikan.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved