Berita Ekonomi Bisnis

Anggaran Infrastruktur KSPN Labuan Bajo Sebesar Rp 126,2 Miliar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo Rp 126,2 miliar

Anggaran Infrastruktur KSPN Labuan Bajo Sebesar Rp 126,2 Miliar
POS KUPANG.COM/SERVAN MAMILIANUS
Utara--Ruas jalan lintas utara Pulau Flores di Labuan Bajo 

POS-KUPANG.COM |JAKARTA -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan anggaran lebih dari Rp 3,8 triliun untuk mengembangkan infrastruktur di 12 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau Bali Baru tahun 2018. KSPN Labuan Bajo mendapatkan dana sebesar Rp 126,2 miliar.

Dana sebesar itu diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan disalurkan ke Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) yang bertugas melakukan pengembangan itu.

"Dana yang kami gunakan itu dari pusat, pakai APBN," ujar Kepala BPIW Hadi Sucahyono dalam diskusi di PUPR Expo 4.0, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Yumima Laiskodat Senang Dengan Pelayanan Istimewa Prima Daihatsu Kupang

Negara Kaya Ini Jatuh Bangkrut Karena Terlalu Berbaik Hati Pada Rakyatnya

Selain itu, dana pengembangan infrastruktur pendukung KSPN juga didapat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, besarannya tergantung dari pemerintah daerah masing-masing.

"Kalau dana dari daerah pakai APBD di setiap daerah," imbuh Hadi.

Di samping itu, pengembangan KSPN tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pusat kerajinan, jajanan dan oleh-oleh, penginapan, dan berbagai sarana pendukung. Adapun perolehan dan penggunaan dananya dikelola oleh Kementerian Pariwisata dan pemda setempat.

"Jangan lupa, ada juga pusat-pusat kerajinan, makanan, dan lain-lain. Itu wewenang dari daerah dan Kemenpar. Termasuk pengadaan SDM, misalnya siswa SMK untuk bekerja di hotel," ungkap Hadi. (kompas.com)

- KSPN Danau Toba sebesar Rp 967,9 miliar

- KSPN Tanjung Kelayang Belitung Rp 87,5 miliar

- KSPN Tanjung Lesung Rp 453,5 miliar

- KSPN Kepulauan Seribu Rp 44,7 miliar.

- KSPN Borobudur Rp 531,7 miliar

- KSPN Bromo-Tengger-Semeru Rp 384,5 miliar

- KSPN Mandalika Rp 116,7 miliar

- KSPN Labuan Bajo Rp 126,2 miliar.

- KSPN Wakatobi Rp 40,7 miliar,

- KSPN Morotai Rp 211,3 miliar

- KSPN Raja Ampat Rp 24,5 miliar

- KSPN Mandeh Rp 888,4 miliar (kompas.com).

Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved