Aktivis Perempuan Minta Masyarakat Dukung Bupati Perempuan Pertama NTT

Pelantikan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu dan wakilnya Stefanus Saek pada Kamis (14/2/2019) menorehkan catatan sejarah manis

Aktivis Perempuan Minta Masyarakat Dukung Bupati Perempuan Pertama NTT
POS KUPANG/RYAN NONG
Ketua Forum Komunikasi P2HP Drama Mien Hadjon Pattimangoe

Aktivis Perempuan Minta Masyarakat Dukung Bupati Perempuan Pertama NTT

 POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pelantikan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu dan wakilnya Stefanus Saek pada Kamis (14/2/2019) menorehkan catatan sejarah manis bagi gerakan perempuan NTT.

Paulina Haning Bullu menahbiskan diri sebagai bupati perempuan pertama di provinsi kepulauan ini. Ini menjadi sebuah catatan sejarah yang menjawab minimal sebagian perjuangan gerakan perempuan dalam konteks kesetaraan gender di bumi Flobamorata yang kental budaya patriarkinya.

Ketua Forum Komunikasi P2HP NTT, Dra Mien Hadjon Pattymangoe kepada POS-KUPANG.COM pada Jumad (15/2/2019) mengatakan, selain menorehkan catatan sejarah manis, keberhasilan Paulina menjadi bupati perempuan pertama juga menjadi sebuah pembuktian kepercayaan bahwa perempuan bisa dan mampu memegang peranan dalam jabatan jabatan sosial dan politik.

Mien bahkan mengapresiasi apa yang telah dicapai sebagai bagian perjuangan bersama kaum laki laki dan perempuan untuk menciptakan kesetaraan gender.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Fransika Sadja SKM

Baliho Caleg Bikin Rusak Pemandangan Kota Maumere

Anggota PPS Di Ende Harus Memiliki Integritas

Fritz Bongkar Kebohongan Postingan Ayahnya di Akun Instagram, Netizen Pun Bereaksi

“Saya sangat mendukung apalagi sebagai ketua FORKOM P2HP yang merupakan forum pemerhati perempuan, saya sangat mendukung,” katanya.

Mien menjelaskan, keterpilihan Paulina merupakan hal yang luar biasa bagi masyarakat NTT, oleh karenanya masyarakat tentunya harus bangga.

“Sampai terpilih itu sudah luar biasa, masyarakat NTT harus bangga karena kita punya Bupati perempuan pertama. Tetapi diharapkan tentu tidak hanya sebatas menjadi kebanggaan kaum perempuannya NTT saja, tetapi dia yang sudah mewakili perempuan menunjukan kapabilitas dan kapasitas, sehingga kalau sukses orang akan melihat bahwa perempuan juga bisa jadi pemimpin yang hebat,” papar mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini.

Ia mengatakan bahwa mungkin ada beberapa pihak yang menilai macam-macam (negatif), tetapi ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. Dan dalam kekurangan Ihan itu, orang harus menggunakan kesempatan yang diberikan.

“Kalau tidak menggunakan kesempatan, kapan kita majunya? Dalam kekurangan, orang juga punya kelebihan. Jadi sampai dia (Paulina) menang itu karena masyarakat mempercayai dia, tidak gampang bertarung dengan begitu banyak calon laki laki, tentu yang pertama karya Tuhan yang luar biasa, Tuhan menyiapkan orang yang tepat, masa Tuhan tidak membimbing dia supaya berhasil?” tanyanya retoris.

Satpol PP Razia Pasangan Bukan Suami Istri di Kamar Hotel, Ternyata Tak Sengaja Temukan Ini

Menggemaskan, Inilah 13 Kelakuan Kurang Ajar V BTS Kepada Member Lain: ARMY Geleng-geleng Kepala!

DPRD Tolak Bahas Dana Adat Pendidikan, Bupati Sikka Gunakan Hak Diskresi

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved