Terkait Kasus Dana hibah, KPK Panggil Pejabat Kemenpora

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Internasional Kemenpora Ferry Hadju dalam penyidikan kasus suap penyalura

Terkait Kasus Dana hibah, KPK Panggil Pejabat Kemenpora
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Juru bicara KPK, Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta 

POS KUPANG.COM -  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Internasional Kemenpora Ferry Hadju dalam penyidikan kasus suap penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI Tahun Anggaran 2018.

Ferry akan diperiksa untuk tersangka Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH) 

"Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap PNS pada Kemenpora atau Kabid Olahraga Internasional Ferry Hadju sebagai saksi untuk tersangka EFH," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Selain itu, KPK pada Kamis juga akan memeriksa tiga tersangka terkait kasus tersebut, yaitu Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana (MUL), Adhi Purnomo (AP) yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora, dan Eko Triyanto (ET) yang merupakan staf Kemenpora.

Meski Sempat Tertinggal, Petenis Belanda Kiki Bertens Menang Atas Navarro

 Nicolo Zaniolo Jadi Penentu Kemenangan AS Roma, Begini Perasaannya

Dalam penyidikan kasus itu, KPK tengah mencermati mekanisme bantuan Rp50 miliar yang diterima KONI dari Kemenpora selama 2018.

Sebelumnya, KPK telah terlebih dahulu mengidentifikasi peruntukan dana hibah dari Kemenpora ke KONI sejumlah Rp17,9 miliar yang akan digunakan untuk pembiayaan pengawasan dan pendampingan atau wasping.

Selain bantuan wasping tahap dua sejumlah Rp17,9 miliar tersebut, KPK juga mencermati mekanisme bantuan Rp50 miliar yang diterima KONI selama 2018, yaitu wasping tahap satu Rp30 miliar, bantuan kelembagaan KONI Rp16 miliar, dan bantuan operasional KONI Rp4 miliar.

Oleh karena itu, diduga total dana Kemenpora yang mengalir sebagai bantuan ke KONI pada 2018 sejumlah Rp67,9 miliar.

Untuk diketahui, KPK total telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu, yakni diduga sebagai pemberi, yaitu Ending Fuad Hamidy (EFH) dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA). 

Sedangkan diduga sebagai penerima, yakni Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana (MUL), Adhi Purnomo (AP) yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora dan kawan-kawan serta Eko Triyanto (ET) yang merupakan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga dan kawan-kawan. 

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved