Krisis Air Bersih di Borong Belum Teratasi

warga masih menggunakan sepeda motor mengambil air sejauh 500 meter sampai 1 Km.

Krisis Air Bersih di Borong Belum Teratasi
ISTIMEWA
Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum dan Wabup Matim, Drs. Jaghur Stefanus 

Krisis Air Bersih di Borong Belum Teratasi

POS-KUPANG-COM|BORONG--Sampai saat ini warga Kampung Jawang dan Jati, Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) masih mengalami krisis air bersih.

Warga sampai sekarang masih membeli air tangki setiap hari lantaran air di bak umum tidak lancar.

Warga berharap pemerintah bisa serius mengatasi krisis air di desanya.

Warga meminta pemerintah membangun jaringan air ke rumah warga.

Pantauan POS-KUPANG.COM di Borong, Kamis (14/2/2019) pagi, warga masih menggunakan sepeda motor mengambil air sejauh 500 meter sampai 1 Km.

Ada warga yang masih berjalan kaki mencari air.

Ada yang membeli air karena ada pick up yang tiap hari masuk keluar pemukiman menjual air.

Untuk mandi dan cuci, warga masih ke Kali Wae Laku dan Wae Bobo.

Petani Seserai Malaka Sudah Menyatuh dengan Pola Tanam Double Track

Rawan Longsor, Anda Diminta Hati Hati Melintasi Jalan Ruteng-Reo

Harapan agar warga mendapat pelayanan air bersih disampaikan Kraeng Soni dan Peter, warga Kampung Jawang.

Kedua warga ini meminta air bisa masuk ke rumah mereka sehingga kebutuhan rumah tangga bisa teratasi.

"Kami masih kesulitan air. Mudah-mudahan ke depan air sudah masuk ke rumah kami," papar Soni.

Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.H saat ditemui wartawan di Borong telah menegaskan, program air bagi warga bukan membangun bak umum tapi masuk ke rumah warga.

Dandim Ende Diganti

Korban Lakalantas di Jl. Timor Raya Dapat Santunan Rp 50 Juta Dari Jasa Raharja

"Ke depan kami bangun air ke rumah tangga bukan bak umum," tegas Bupati Agas.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved