Stok Vaksin Anti Rabies di Dinkes Ende Masih Tersedia 1000 Ampul, Stok SAR Hanya 20 Ampul

Vaksin Anti Rabies (VAR) yang tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten Ende sebanyak 1000 ampul yang akan bertahan hingga 3 bulan kedepan. Jumlah

Stok Vaksin Anti Rabies di Dinkes Ende Masih Tersedia 1000 Ampul, Stok SAR Hanya 20 Ampul
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
SUNTIKAN/Sinta Sisilia, warga dari Desa Roa, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende Diberikan Suntikan VAR, Rabu (13/2/2019). 

Laporan Reporter Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--- Saat ini Vaksin Anti Rabies (VAR) yang tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten Ende sebanyak 1000 ampul yang akan bertahan hingga 3 bulan kedepan. Jumlah tersebut akan bertambah karena Dinas Kesehatan Kabupaten Ende masih memiliki stok VAR di Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang belum diambil.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Sis Bendu mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Rabu (13/2/2019) di Ende.

Sedangkan untuk stok SAR saat ini tersedia sebanyak 20 ampul yang juga akan disuntikan kepada korban gigitan namun tidak semua diberikan kepada korban gigitan sangat tergantung dari tingkat bahaya gigitan.

“Kalau secara umum warga yang terkena gigitan biasanya diberikan suntikan VAR namun juga terkadang diberikan suntikan SAR sangat tergantung dari tingkat gigitan kalau memang kita mencurigai bahwa korban gigitan adalah benar-benar anjing rabies maka diberikan suntikan SAR,”kata Sis Bendu.

357 Kasus DBD di Kota Kupang, Tidak Menelan Korban Jiwa

Menurut Sis Bendu, korban gigitan anjing terkadang mengalami luka yang berbeda ada yang seperti luka tergores biasa namun terkadang ada yang mengalami luka besar dan lebar maka untuk yang luka besar patut dicurigai mengandung penyakit rabies maka akan diberikan suntikan SAR sedangkan yang luka biasa diberikan suntikan VAR.

Sis Bendu mengatakan bahwa penyakit rabies masih merupakan penyakit endemis di Kabupaten Ende maka diharapkan kepada masyarakat apabila terkena gigitan anjing ataupun kucing dan kera maka diharapkan segera dibawa ke Dinkes Ende guna diberikan suntikan VAR dan SAT tergantung dari jenis luka yang diderita korban gigitan. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved