Renungan Harian

Renungan Harian Katolik, Rabu 13 Februari 2019: Kekuatan Kehendak dan Pikiran yang Baik

Renungan Harian Katolik, Rabu 13 Februari 2019: Kekuatan Kehendak dan Pikiran yang Baik

Renungan Harian Katolik, Rabu 13 Februari 2019: Kekuatan Kehendak dan Pikiran yang Baik
Dokumen Pribadi
Maxi Bria 

Markus 7: 14-23
Oleh RD.Florens Maxi Un Bria
Rohaniwan Keuskupan Agung Kupang.

"Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang , tidak dapat menajiskannya, tapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya. Barangsiapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar !" ( Mrk 7 :15-16)

Good will dan good thinking; kehendak dan pikiran baik berpengaruh pada perilaku manusia terhadap diri sendiri dan sesama.

Orang yang memiliki kehendak baik dan pikiran yang baik mudah bersosialisasi dan tanggap terhadap situasi terkini di sekitarnya.

Kasus Proyek SPAM Jadi Pelajaran bagi Kementerian PUPR, Ini Harapan KPK

BMKG Prediksi Terjadi Hujan Siang Hari di Tujuh Belas Wilayah di Sumba Timur

Petani Bawang yang Dialog dengan Sandiaga adalah Mantan Anggota KPU Brebes, Bukan Anggota

Salah satu sikap yang terbentuk dari kehendak dan pikiran baik adalah adanya cara pandang positif dan bereaksi secara positive terhadap setiap orang dan kondisi yang dijumpai.

Hari ini dalam masyarakat mudah kita temukan banyak orang bereaksi negative terhadap setiap kejadian.
Tidak jarang banyak orang terlibat konflik.Berpikir negative terjebak dalam kecurigaan dan terjadilah disharmoni satu dengan yang lain.

Yesus mengajak kita untuk membangun konstruksi berkehendak , berpikir dan bersikap positif.

Umumnya orang Yahudi melihat hal -hal yang datang dari luar sebagai yang najis. Namun Yesus mengubah cara pandang tersebut dengan argumen berikut. Yang datang dari luar tidak menajiskan tetapi apa yang keluar dari seseoranglah yang menajiskan.

Bagi Yesus semua makanan halal. Yang masuk ke dalam tubuh manusia tidak najis.Yang keluar dari dalam itulah yang menajiskan.

Berkehendak jahat, mengharapkan kegagalan menimpa sesama, mengungkapkan pikiran dan sikap negative semua keluar dari dalam hati manusia. Hal-hal ini termasuk yang najis.

Marilah mengembangkan kehendak , pikiran dan sikap yang positive dalam hidup.
Hidup menjadi bermakna dan berdampak bila dijalani dengan disposisi bathin dan pikiran yang baik.

Perintah moral dasar menggariskan, lakukan yang baik hindari yang jahat. Perintah ini mampu dilakukan orang -orang yang berkehendak dan berpikir baik.
Semoga kita termasuk orang-orang dengan kharakter yang didominasi kebaikan dalam kehendak, pikiran dan perbuatan.

Doa: Tuhan jauhkanlah kami dari cara pikir, kehendak dan sikap yang negative terhadap sesama dan lingkungan. Amin

(*)

Editor: Eflin Rote
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved