Berita Ekonomi Bisnis

Penumpang Pelni Dapat Bagasi Gratis 50 KG Tapi Ada Syaratnya

PT Pelni memberikan gratis 50 kg untuk bagasi tapi ada syaratnya. Tidak sesuai syarat maka penumpang harus bayar

Penumpang Pelni Dapat Bagasi Gratis 50 KG Tapi Ada Syaratnya
pos kupang.com, eugenius moa
Penumpang turun dari kapal di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Pulau Flores, Selasa (19/6/2018 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memberikan pelayanan kepada penumpangnya berupa free (cuma-cuma) bagasi hingga 50 kg per penumpang ke seluruh rute pelayaran.

Untuk bisa mendapatkan free bagasi, ada syaratnya. Tidak sesuai syarat maka penumpang harus membayar sesuai dengan tarif yang sudah ditentukan

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan, yang disebut dengan bagasi bebas adalah barang bawaan penumpang yang dibebaskan dari biaya, berupa barang jinjingan, dapat diangkat dengan 1 tangan oleh penumpang bertiket dan tidak membutuhkan bantuan orang lain.

Mau Isi SPT Online? Ini Yang Harus Disiapkan

275 Kali Flight Cancel di Bandara El Tari Kupang Selama Dua Bulan

"Tidak boleh diseret atau dipikul saat embarkasi atau naik ke kapal," katanya dalam siaran pers pada Rabu (13/2/2019).

Ridwan menjelaskan, pihaknya mengatur ukuran volume bagasi bebas bea dengan ukuran maksimal 0,175 m3 (meter kubik) atau 30 cm x 30 cm x 30 cm atau setara satu koper/koli dengan berat maksimal 50 kg.

Setiap barang bawaan yang melebihi ketentuan bagasi bebas sebagaimana ketentuan di atas disebut sebagai over bagasi dan dikenakan tarif over bagasi.

 Namun bila bagasi melebihi 50 kg atau setara dengan 0,3 m3 (meter kubik) atau ukuran 2 koli/koper akan dikenakan tarif over bagasi.

Pelni, lanjut Ridwan sangat toleran dalam menerapkan ketentuan bagasi bagi penumpang karena beratnya hingga 50 kg. Ia meminta agar ketentuan ini dapat dipatuhi para penumpang kapal PELNI agar ketertiban, keamananan, dan kelancaran penerapan barang bagasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

Meskipun bebas bagasi hingga 50 kg, beberapa penumpang kerap melanggar ketentuan baik berat maupun volume bagasi.

Untuk menegakkan aturan dan menjamin keselamatan pelayaran PELNI memberlakukan ketentuan over bagasi atau kelebihan bagasi di atas 50 kg bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi ketentuan.

“Bagi yang membawa bagasi melebihi berat atau volume, Pelni menerapkan tarif over bagasi, tujuannya agar tertib, aman, dan selamat,” tegas Ridwan.

Ketentuan bea over bagasi sudah diterapkan di kapal Pelni sejak tanggal 15 Januari 2016, sudah berjalan 3 tahun. Ketentuan over bagasi juga sudah berlaku umum di seluruh angkutan atau tarnsportasi umum.

Ketentuan over bagasi tidak hanya berlaku di PELNI saja namun di dunia penerbangan dan kereta api juga sudah diberlakukan.

“Jadi Pelni tetap memberikan free bagasi hingga 50 kg. Namun bila melanggar, Pelni memberikan solusi dengan tarif over bagasi. Hal ini semata untuk menegakkan dan menertibkan angkutan,” tambah Ridwan. (tribunnews)

Editor: Hermina Pello
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved