Ini Perkembangan Kasus Korupsi Bidikmisi Politani Negeri Kupang

Proses hukum kasus dugaan korupsi Bidikmisi di Politani Negeri Kupang masih bergulir. Ini perkembangannya.

Ini Perkembangan Kasus Korupsi Bidikmisi Politani Negeri Kupang
ISTIMEWA
Kasi Penkum Kejati NTT, Iwan Kurniawan 

Ini Perkembangan Kasus Korupsi Bidikmisi Politani Negeri Kupang

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Proses hukum kasus Bidikmisi di Politani Negeri Kupang terus bergulir. Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT telah memberikan petunjuk kepada pihak penyidik Polda NTT untuk melengkapi berkas perkara dugaan korupsi senilai Rp 2,4 Miliar di Politani Negeri Kupang itu.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT Iwan Kurniawan ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM pada Rabu (13/2/2019).

Iwan mengatakan, saat ini pihak Kejati NTT hanya tinggal menunggu penyidik Polda NTT melengkapi berkas perkara yang menyeret nama Wadir III Bidang Kemahasiswaan Politani Kupang, AAGMT dan Wadir II Bidang ADM dan Keuangan, KL.

“Kita sudah berikan petunjuk untuk dilengkapi penyidik Polda, artinya kasus ini sudah P19,” ujar Iwan.

Daniel Tagu Dedo Klarifikasi Terkait Pemeriksaan Dirinya di Kejaksaan Tinggi NTT  

BREAKING NEWS: Protes Putusan Hakim Warga Aejeti Datangi Kejaksaan Negeri Ende

Kejati NTT, lanjut Iwan Kurniawan, tinggal menunggu kelengkapan berkas dari pihak penyidik Polda NTT saja untuk dinaikkan ke tahap selanjutnya.  

Untuk diketahui, kasus yang merugikan negara Rp 2,4 M ini masih bergulir di meja penyidik Polda NTT. Berkas kasus ini menyeret nama KL, pengelola BNPB dan AAGMY yang bertindak sebagai pengelola beasiswa di kampus negeri tersebut.

Sebelumnya Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jules Abraham Abast kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis (10/1/2019), mengungkapkan,  berkas perkara kasus Bidikmisi di Politani Negeri Kupang itu dibuat dalam dua berkas untuk dua tersangka. Pertama tersangka KL sebagai pengelola PNBP, berkas kedua tersangka berinisial AAGMY sebagai pengelola beasiswa.

Kombes Pol. Jules menjelaskan, berkas perkara tersangka pertama (tersangka KL) sudah diserahkan kepada pihak Kejati NTT pada akhir November 2018. Demikian pula berkas kedua untuk tersangka AAGMY sebagai pengelola beasiswa telah diserahkan pada 19 desember 2018.

Berkas Korupsi Tobotani dengan Tersangka Abdullah Burhan Diserahkan ke Kejaksaan

Usai Diperiksa 6 Jam Kadis Perindustrian Sabu Raijua Ditahan Kejaksaan Tinggi NTT

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved