Liga Italia

Ini Pemicu Inter Milan Copot Ban Kapten Mauro Icardi

Inter Milan resmi mencopot ban kapten dari lengan Mauro Icardi dan menyerahkannya kepada Samir Handanovic

Ini Pemicu Inter Milan Copot Ban Kapten Mauro Icardi
AFP/MARCO BERTORELLO
Mauro Icardi tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang dalam pertandingan Inter Milan vs PSV Eindhoven di Stadion Giuseppe Meazza pada pekan pamungkas Liga Champions, 11 Desember 2018. 

POS KUPANG.COM - - Inter Milan resmi mencopot ban kapten dari lengan Mauro Icardi dan menyerahkannya kepada Samir Handanovic.

Pengumuman itu diungkapkan Inter Milan melalui akun Twitter resmi mereka, Rabu (13/2/2019).

"Klub mengumumkan kapten baru tim adalah Samir Handanovic," tulis pernyataan resmi Inter Milan di Twitter.

Dengan menunjuk Samir Handanovic sebagai kapten, Inter otomatis telah mencabut status Icardi sebagai pemimpin skuad.

Icardi telah menjadi kapten Inter sejak musim 2015/2016. Namun, striker berpaspor Argentina itu harus melepaskan ban kaptennya setelah menghadapi sejumlah masalah di musim ini.

Kontrak Icardi bersama Inter akan habis pada Juni 2021. Akan tetapi, negosiasi perpanjangan kontrak tak jua menemui ujung hingga kini.

Mauro Icardi dikabarkan meminta kenaikan gaji yang signifikan. Kini, dia tercatat sebagai pemain bergaji termahal di Inter, yakni mencapai 4,5 juta euro (Rp 71,6 miliar) per musim.

Di atas lapangan, Icardi juga mendapati problem serius terkait performanya. Eks pemain Sampdoria ini gagal mencetak gol dalam tujuh laga beruntun di Liga Italia.

Ini menjadi puasa gol terlama yang dialami Icardi selama membela I Nerazzurri. Kali terakhir, dia mengalami puasa gol selama ini pada 2013-2014.

BREAKINGNEWS:Korban DBD di Sumba Timur Sembilan Pasien Meninggal

Besar kemungkinan dua masalah ini menjadi alasan mengapa Inter Milan memutuskan untuk mencopot jabatan kapten tim dari Icardi.

Sebagai penggantinya, Samir Handanovic terlihat cukup layak mengenakan ban kapten.

Dia sebenarnya lebih senior daripada Icardi dengan telah memperkuat Inter Milan sejak 2012. (*)


Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved