Dana Adat  Pendidikan Tolak  Dibahas  DPRD  Sikka, Ini Dasar Acuan Penolakan      

Pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap Pidato Pengantar Bupati Sikka

Dana Adat  Pendidikan Tolak  Dibahas  DPRD  Sikka, Ini Dasar Acuan Penolakan      
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Rapat  pemandangan  umum di  DPRD   Sikka, Pulau   Flores,  Propinsi Nusa  Tenggara  Timur   (NTT)    terhadap Pidato Pengantar Bupati Sikka atas Rancangan Perda (Ranperda) RPJMD 2018 – 2023, Rabu (13/2/2019). 

Laporan Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,MAUMERE---  Pemandangan  umum  fraksi-fraksi di  DPRD   Sikka, Pulau   Flores,  Propinsi Nusa  Tenggara  Timur  (NTT)    terhadap Pidato Pengantar Bupati Sikka atas Rancangan Perda (Ranperda) RPJMD 2018 – 2023, Rabu  (13/2/2019)   kembali  hangat.

Sejumlah  besar  fraksi   menolak   membahas Ranperda  Dana  Adat Pendidikan. Diantara   fraksi yang menolak  yakni Fraksi  Partai  Amanat Nasional, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi Partai Gerindra  dan Fraksi Partai Demokrat.

Sedangkan Fraksi Partai Hanura menyetujui  Ranperda Bantuan Dana Adat Pendidikan tetap dibahas.

Meski  menolak, sejumlah fraksi  tidak   terus    terang menyebut dasar  penolakan  secara  terbuka   terhadap  ketentuan ayat 4 dari Pasal 76 UU. Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Dalam Bulan Januari 2019, 169 Warga Ende Digigit Hewan Penular Rabies

Ketua  Fraksi  Nasdem,  Siflan Angi mengatakan, peraturan menteri  yang mengatur  pasal   dari  UU  tersebut menjadi peraturan teknis pelaksanaannya.

“Sepengetahuan fraksi, peraturan menteri  sampai dengan saat ini belum diterbitkan, “ ungkap Siflan  dalam sidang dihadiri  Buparti  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo. *

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved