Aparat Polres Manggarai Barat di Labuan Bajo Tangkap Wartawan Gadungan

Aparat Polres Manggarai Barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur menangkap SEW (37), salah seorang wartawan gadungan saat melakukan tindakan penipua

Aparat Polres Manggarai Barat di Labuan Bajo Tangkap Wartawan Gadungan
Foto/Antara
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa sumowardono saat memberikan keterangan pers, Rabu (13/2/2019) 

POS KUPANG.COM - Aparat Polres Manggarai Barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur menangkap SEW (37), salah seorang wartawan gadungan saat melakukan tindakan penipuan jual beli tanah terhadap salah seorang investor di Labuan Bajo.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono dihubungi Antara dari Kupang, Rabu (13/2) siang, mengatakan bahwa SEW yang mengaku berprofesi sebagai wartawan itu saat ini sudah ditahan di Polres Manggarai Barat.

"Pelaku sudah kita amankan saat ini, setelah adanya laporan dari investor di Labuan Bajo bahwa ada penipuan," katanya.

Ia mengatakan bahwa saat dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, SEW sempat mengaku bahwa dirinya adalah seorang wartawan, namun setelah didalami ternyata dia seorang nelayan.

Tersangka tidak bisa menunjukkan identitasnya seperti kartu pers, karena dia memang bukan seorang jurnalis, tetapi nelayan setempat.

Kapolres menceritakan SEW yang berprofesi sebenarnya sebagai nelayan itu menawarkan sebidang tanah di lokasi sekitar Labuan Bajo kepada investor pada bulan November 2016.

Terjangan Longsor Kembali Tutup Jalan Nasional Ruteng-Reo

Setelah beberapa kali bertemu dan melihat lokasi, investor pun tertarik untuk membelinya dengan harga yang sudah disepakati bersama.

Kesepakatan itu dilakukan di sebuah hotel di Labuan Bajo dan pihak investor langsung membayar uang muka secara bertahap melalui rekening tersangka sebesar Rp410 juta dari harga jual tanah sekitar Rp650 juta.

Investor bersangkutan kemudian turun ke lokasi untuk mengecek tanah yang sudah dibelinya itu, namun ternyata tanah tersebut sudah ada pemiliknya dan telah bersertifikat pula.

Tersangka pelaku kemudian dikenakan Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved