Sekda Kupang Obet Laha Pimpin ASN "Garuk" Sampah di Kawasan Pasar Oesao

Dalam rangka pelayanan kemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Kupang menerapkan Hari Krida.

Sekda Kupang Obet Laha Pimpin ASN
Dokumentasi Bagian Humas Setda Kupang
Sekda Kabupaten Kupang, Obet Laha (berbaju kaus merah muda) ketika bersih-bersih sampah bersama ASN di Pasar Oesao, Selasa (12/2/2019)   

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Dalam rangka pelayanan kemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Kupang menerapkan Hari Krida. I

mplementasinya ditunjukan Sekda Kabupaten Kupang, Ir. Obed Laha yang memimpin langsung Aparatur Sipil Negara (ASN) "menggaruk" sampah di kawasan Pasar Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Selasa (12/2/2019).

Gerakan ini menyusul adanya instruksi  Plt. Bupati Kupang,  Korinus Masneno saat pencanangan penanaman Kelor, lamtoro keramba tingkat Kabupaten Kupang di Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur pertengahan Januari lalu.

Dari Rilis Bagian Humas Setda Kabupaten Kupang yang dikirim ke POS KUPANG.COM, Selasa (12/2/219) menyebutkan,   Sekda Obet Laha bersama ratusan ASN  lingkup Pemkab Kupang turun ke Pasar Oesao dan membersihkan setiap sisi pasar.

Segenap elemen ASN Pemkab Kupang yang turun mulai dari Pimpinan OPD, tenaga honorer, ramai-ramai turun tangan. Timbunan sampah yang sudah menggunung dibersihkan termasuk menata lokasi penjualan para pedagang.

Sekda Obet Laha menyatakan bahwa kegiatan krida akan menjadi agenda rutin Pemkab Kupang sesuai arahan Plt. Bupati Kupang. Kedepan semua ASN  akan sering turun ke desa dan bekerja bersama masyarakat.

"Kita  akan tetap turun di Pasar Oesao dan pasar lainnya hingga terbentuk budaya bersih,” kata Obet.

Terkait hari krida dirinya menyatakan akan disesuaikan dengan situasi yang berkembang bisa turun dan menanam bersama masyarakat, panen bersama, gotong royong dan kegiatan lainnya. Hari krida bisa juga disebut hari wisata yakni ASN turun ke tengah-tengah masyarakat.

TNI Bantu Bedah Rumah Warga Belu, Ini Bentuknya

Di Kabupaten Lembata, Jaksa Minta Polisi Lengkapi Berkas Tobotani

Terkait persoalan sampah di Pasar Oesao, dirinya menyatakan akan di atasi dengan baik dan melakukan pembuangan dari tempat pembuangan sampah (TPS) ke tempat pembuangan akhir sampah yang terletak di Desa Pantulan Sulamu.

Dirinya percaya dengan kebersamaan antara Pemerintah dan masyarakat harapan memajukan Kabupaten Kupang yang lebih baik akan terwujud.

Jhon Amalo salah seorang ASN Kabupaten Kupang yang mengikuti bersih-bersih di Pasar Oesao menyatakan sangat mendukung kegiatan krida, gerakan turun bekerja di masyarakat. Menurut Jhon dengan turun ke masyarakat, ASN bisa menyatu dan menjadi teladan bagi masyarakat. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved