Museum Tenun Ikat Di Ende Direnovasi

Museum tenun ikat yang terletak di Ruas Jalan Soekarno, Kota Ende, yang sebelumnya dalam kondisi rusak kini telah dilakukan renovasi

Museum Tenun Ikat Di Ende Direnovasi
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Plt Kadis P dan K Kabupaten Ende,Kornelis Wara. 

Museum Tenun Ikat Di Ende Direnovasi

POS-KUPANG.COM|ENDE---Museum tenun ikat yang terletak di Ruas Jalan Soekarno, Kota Ende, yang sebelumnya dalam kondisi rusak kini telah dilakukan renovasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende.

Sehingga saat ini museum tersebut sudah dalam kondisi baik atau layak untuk dimenfaatkan.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Kornelis Wara SH mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Selasa (12/2/2019) ketika dikonfirmasi mengenai pelaksanaan perbaikan atau renovasi atas museum tenun ikat yang ada di Jalan Soekarno, Kota Ende.

Ramalan Zodiak Sepekan, 10-16 Februari 2019, Taurus Beruntung, Virgo sibuk, Leo Luar Biasa

OPD Lingkup Pemkab Kupang Resmi Terima DPA

Kornelis mengakui bahwa sebelumnya museum tersebut dalam kondisi rusak sehingga terkesan tidak layak dipakai untuk acara-acara pemerintah atau masyarakat dan kalaupun dipakai itu karena terpaksa saja.

Oleh karena itu pada tahun 2018 lalu Dinas P dan K Kabupaten Ende melakukan perbaikan sehinggga dengan demikian kondisinya kembali baik atau layak untuk dipergunakan.

Kornelis menjelaskan bahwa selain dilakukan perbaikan atas bangunan utama saat ini juga dilakukan perbaikan atas 5 lopo yang memang kondisinya sudah tidak layak pakai.

Menurut Kornelis di museum tenun ikat sebenarnya ada 20 lopo yang mengelilingi museum yang kondisinya juga telah rusak namun karena keterbatasan dana maka untuk sementara pelaksanaan perbaikan untuk 5 lopo dulu sedangkan yang sisanya baru diperbaiki di masa mendatang sesuai dengan ketersediaan dana yang dimiliki pemerintah.

“Kalau dana mencukupi kita sih berharap agar semua yang rusak diperbaiki namun karena keterbatasan dana maka pelaksanaan perbaikan diprioritaskan terlebih dahulu pada lopo yang memang kondisinya sudah parah atau memang sudah tidak bisa dipergunakan lagi,”kata Kornelis.

Hari ini Polres Belu Buka Pelayanan SIM di Malaka

Syahrini Kenakan Cincin di Jari Manisnya, Dari Reino Barack?

Kornelis berharap dengan diperbaiki muesum tenun ikat maka diharapkan acara-acara pemerintah maupun swasta atau masyarakat umum bisa memenfaatkan keberadaan museum tersebut.

Menurut Kornelis dalam pantuan pihaknya terlihat bahwa museum tersebut tidak semata-mata dimenfaatkan sebagai tempat pertemuan pemerintah namun terkadang dijadikan sebagai lokasi foto oleh warga maupun sebagai latar belakang pengambilan video.

Hal itu menurutnya juga baik karena masyarakat terutama warga dari luar Kabupaten Ende sudah bisa melihat keberadaan rumah adat karena keberadaan museum dibuat menyerupai rumah adat yang ada di Kabupaten Ende.

TRIBUN WIKI: Yuk Intip! Berburu Sunset di Pantai Aimere Ngada

6 Pasangan Zodiak Ini Berpotensi Selingkuh Jika Bersama, Kamu dan Pasanganmu Termasuk?

“Kita sih berharap agar para wisatawan bisa mendatangi lokasi wisata atau rumah ada yang ada di Kabupaten Ende namun mungkin karena keterbatasan waktu mereka tentu sudah bisa melihat keberadaan rumah adat yang ada di Kabupaten Ende hanya dengan mendatangi museum tenun ikat,”kata Kornelis.

Kornelis berharap dengan keberadaan museum tenun ikat hendaknya bisa dijaga dengan baik oleh para pengunjung dengan tidak melakukan aksi vandalisme atau tindakan yang melanggar norma-norma kesusilaan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved