Kajati Pending Sementara Kasus yang Melibatkan Jonas Salean. Ini Kasusnya!

Hal ini dilakukan untuk menghindari kegaduhan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi yang puncaknya pada 17 April 2019.

Kajati Pending Sementara Kasus yang Melibatkan Jonas Salean. Ini Kasusnya!
Istimewa
Jonas Salean

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kejaksaan Tinggi NTT memberi waktu kepada para caleg yang tersangkut kasus pidana yang saat ini ditangani oleh Kejati NTT dan hingga pelaksanaan pemilu legislatif usai. Hal ini dilakukan untuk menghindari kegaduhan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi yang puncaknya pada 17 April 2019.

Salah satu kasus yang dipending sementara adalah dugaan penyerobotan tanah milik warga yang dilakukan mantan Walikota Kupang, Jonas Salean.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Febrie Ardiansyah, SH, MH yang ditemui, Senin (11/2/2019) mengatakan, apa yang dilaksanakan di lingkungan Kejati NTT ini merupakan instruksi dan kebijakan dari Jaksa Agung. Tujuannya, agar dapat menciptakan kondisi yang kondusif untuk pelaksanaan pemilu, baik itu pemilu presiden maupun pemilu legislatif tahun 2019.

"Yang kita lakukan ini sesuai dengan instruksi dan kebijakan Jaksa Agung," ujarnya.

Namun demikian, Febrie melanjutkan, hal itu tidak berarti menghentikan proses-proses hukumnya. "Itu tidak berarti kita pending, tetapi sementara berjalan kita tetap lakukan pengumpulan alat bukti lain, seperti dokumen serta koordinasi dengan BPK. Itu yang dilakukan sampai lewat waktu pemilu presiden dan legislatif," jelasnya.

Adapun beberapa perkara dugaan korupsi yang saat ini ditangani Kejati NTT adalah dana Bansos Kabupaten Sabu Raijua. Proyek sumur bor Kementerian ESDM, dana bencana alam serta kasus penyerobotan tanah milik negara yang diduga melibatkan mantan Walikota Kupang, Jonas Salean. **

Penulis: Ryan Nong
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved