Irigasi di Purang Mese di Matim Tidak Berfungsi. Ini Pengakuan Warga !

Pemanfaatan irigasi itu bagi masyarakat setempat nampak tidak jelas karena tujuan dari pembangunan irigasi itu tidak jelas manfaatnya untuk apa.

Irigasi di Purang Mese di Matim Tidak Berfungsi. Ini Pengakuan Warga !
POS KUPANG/ARIS NINU
Saluran irigasi di Purang Mese, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong yang pembangunannya tidak ada asas manfaat. 

Irigasi di Purang Mese di Matim Tidak Berfungsi. Ini Pengakuan Warga !

POS-KUPANG-COM|BORONG--Bangunan irigasi di sepanjang jalan Kampung Purang Mese, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tampak tidak terawat karena pemanfaatnya tidak jelas.

Sejak selesainya pengerjaan proyek irigasi yang ada di Desa Compang Ndejing sampai dengan hari ini.

Pemanfaatan irigasi itu bagi masyarakat setempat nampak tidak jelas karena tujuan dari pembangunan irigasi itu tidak jelas manfaatnya untuk apa.

Apakah manfaatnya hanya untuk mengaliri air hujan ke laut saat musim hujan tiba.

Yuk Simak! Penjelasan BMKG Mengenai Prediksi Cuaca Hari Ini

Klasemen Liga Inggris hingga Pekan ke-26 Premier League, Chelsea Turun Tahta

Ini yang Dilakukan BKPPD Kota Kupang Terhadap PTT

Apakah pembangunan itu itu ingin membuat warga Purang Mese tidak terendam banjir saat musim hujan tiba.

Sius Maang, warga setempat kepada wartawan di Purang Mese, Selasa (12/2/2019) pagi mengatakan, sebagai warga pihaknya tidak tahu seperti apa manfaat dari pembangunan irigasi ini.

Pasalnya, sejak irigasi ini selesai proses pengerjaannya masyarakat tidak tahu untuk apa irigasi itu dibangun.

"Kami masyarakat di Purang Mese tidak tahu seperti apa nikmatnya pemanfaatan air irigasi ini. Baik untuk cuci, untuk airi sawah atau mungkin untuk usaha tanam tanaman sayuran dan tanam lombok atau pun juga tomat," ujar Sius.

Sius menambahkan, saat  irigasi ini jelas manfaatnya untuk aliri air dari sumber mata air dan dibahwa ke kampung kami, maka kami bukan tidak mungkin tidak sejahtera.

"Pasti kami sangat sejahtera. Asalkan irigasi ini air yang alir di dalam selokan ini jelas atau teratur jalannya. Kami kan bisa tanam sayur-sayuran, tomat, lombok dan tanaman horti lainnya. Selain pemanfaatannya untuk mengairi sawah ketika kami di sini ada yang kerja sawah" kata Sius.

TRIBUN WIKI: Yuk Intip! Berburu Sunset di Pantai Aimere Ngada

Hari ini Polres Belu Buka Pelayanan SIM di Malaka

Sementara itu, warga lain, Valens Patut juga turut menambahkan, jika pemerintah dapat mengontroli air yang mengalir di irigasi ini, pasti sebagai masyarakat akan merawat rumput liar yang tumbuh di bantaran irigasi yang ada. Baik yang tumbuh di dalam selokan itu sendiri mau pun yang ada di pinggir kiri dan kanan irigasi.

Valens Patut juga mengharapkan agar pemerintah terpilih yang sebentar lagi dilantik supaya bisa memperhatikan pemanfaatan irigasi ini untuk masyarakat setempat.

Biar irigasi ini tidak bangun percuma dan pemfaatan uang negara untuk bangun irigasi ini tidak sia-sia, tutupnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved