Gubernur NTT Apresiasi Polri dan TNI Atas Kesiapan dan Penyamaan persepsi Pengamanan Pemilu 2019

Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat memberikan apresiasi atas Kesiapan dan penyamaan persepsi Polri dan TNI di Provinsi NTT dalam pengamanan Pemilu

Gubernur NTT Apresiasi Polri dan TNI Atas Kesiapan dan Penyamaan persepsi Pengamanan Pemilu 2019
Pos Kupang.com/Gecio Viona
Gubernur NTT, saat memberikan materi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-POLRI Tingkat Provinsi NTT di Hotel Aston Jln Timor Raya Km 142 Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa (12/2/2019).   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat memberikan apresiasi atas Kesiapan dan penyamaan persepsi Polri dan TNI di Provinsi NTT dalam pengamanan Pemilu 2019, Selasa (12/2/2019).

Hal itu disampaikannya saat memberikan materi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-POLRI Tingkat Provinsi NTT di Hotel Aston Jln Timor Raya Km 142 Kelapa Lima, Kota Kupang.

Menurut Viktor, Pemilu merupakan agenda rutin yang selalu dijalankan bersama akan tetapi perlu adanya kesiapan setiap komponen untuk menjaga kemungkinan atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikatakannya, pihaknya juga merasa khawatir penyelenggaraan pemilu pada bulan April mendatang tidak dapat berjalan dengan optimal mengingat para komisioner KPU baru saja dilantik.

"Sya khawatir Komisioner KPU yang baru saja terpilih belum siap dimana pada bulan Februari ini dilantik dan saat bulan April nanti baru satu bulan bekerja. Oleh karena itu kita harus panggil KPU dan bagaimana persiapan KPU terkait logistik dan lainnya," katanya.

Menurutnya, Pemilu merupakan agenda rutin yang dalam negara yang berbingkai demokrasi namum harus ada langkah antisipatif untuk mencegah kemungkinan dan hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Menurut saya di NTT akan mengalami masalah karena penyelenggara Pemilu yang baru saja dipilih khususnya KPU yang merupakan satu-satunya lembaga yang akan bergerak dengan baik agar mengatur 6 asas pemilu yakni Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, jujur dan adil dapat dilaksanakan di NTT," ujarnya

"Saya sebagai gubernur NTT yang juga berasal dari partai politik melihat hal ini harus diantisipasi dengan baik karena tugas dari Pemda adalah memberikan sosialisasi agar pemahaman politik khususnya kaum mileanial agar mengikuti pemilu dengan baik dan bersama TNI-Polri mengamankan logistik pemilu hingga ke tingkat desa karena NTT merupakan daerah kepulauan juga harus mampu kita kerjakan dengan baik," tambahnya.

Tantangan tersendiri dalam Pemilu kali ini, kata Viktor, yakni konversi suara pemilih yang menggunakan sistem baru dan pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif serta anggota DPD dilakukan secara bersamaan setelah keputusan MK tahun 2013 lalu.

Gedung DPRD Sumba Barat Dinding Retak-Retak, Keramik Rusak dan Atap Bocor

"Ini merupakan hal yanh baru dalam sistem politik kita karena itu langkah yang dilakukan pimpinan TNI-POLRI di NTT patut diberikan apresiasi karena mengantisipasi seluruh kemungkinan yang terjadi karena mungkin orang hanya melakukan pemilihan presiden
Sehingga kita harus berperan lebih dari biasanya dengan melakukan sosialisasi hingga tingkat desa," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved