Dua Hari Menjelang Pelantikan, Mobil Dinas DH 2 Belum Ditarik

Dua hari menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati TTS terpilih, Epy Tahun dan Army Konay, mobil dinas DH 2 belum ditarik Pemda TTS dari tangan

Dua Hari Menjelang Pelantikan, Mobil Dinas DH 2 Belum Ditarik
Pos Kupang.com/Dion Kota
Nampak mobil dinas jabatan wakil bupati TTS yang menggunakan plat DH 1000 CA. 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE- Dua hari menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati TTS terpilih, Epy Tahun dan Army Konay, mobil dinas DH 2 belum ditarik Pemda TTS dari tangan mantan wakil bupati TTS, Obed Naitboho.

Dua kali usaha pendekatan yang dilakukan Pemda TTS pada Selasa (12/2/2019) tak berhasil membawa pulang mobil dinas tersebut.

Kepala Inspektorat Kabupaten TTS, Oby Nahas dan Kasat Satpol PP Kabupaten TTS, Beni Mau Lesu dan beberapa staf Badan Pendapatan dan Aset Daerah ( PKAD) Kabupaten TTS yang turun langsung ke rumah pribadi Obed Naitboho di kawasan Nonohonis tak berhasil membawa pulang mobil dinas yang sudah dipasang plat hitam DH 1000 CA.

Kepala Badan PKAD Kabupaten TTS, Esterina Banfatin mengatakan, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Plh. Bupati TTS, Marthen Selan terkait penarikan mobil dinas wakil bupati TTS.

Plh Bupati memerintahkan PKAD bersama Satpol PP untuk menarik mobil tersebut. Dirinya membenarkan jika Obed Naitboho telah mengajukan sewa beli mobil tersebut, tetapi hingga saat ini masih berproses. Oleh sebab itu mobil dinas tersebut hendak ditarik.

BREAKING NEWS: 338 Orang Terserang DBD, Delapan Pasien Meninggal Dunia

Di Lembata, NTT, Jaksa Minta BPK Segera Audit Dana Hari Nusantara

" Tadi sudah ada arahan dari Pak Sekda untuk tarik mobilnya. Makanya, kita bersama Satpol PP mau tarik mobilnya," ujar Esterina singkat.

Pantauan Pos kupang.com di kediaman Obed Naitboho, Kedatangan tim dari PKAD, inspektorat dan Satpol PP langsung diterima Obed Naitboho di ruang tamu. Tim terlibat diskusi sekitar 1 jam dengan Obed Naitboho. Sayangnya, setelah berdiskusi cukup alot,

Obed Naitboho tetap enggan menyerahkan mobil dinas tersebut. Obed bersikeras tidak memberikan mobil dinas tersebut. Dirinya malah meminta jika Pemda ingin menarik mobil dinasnya, seharus menarik terlebih dahulu kendaraan dinas lainnya dari ‎mantan pejabat lainnya.

Ia menegaskan, jika dirinya menggunakan mobil tersebut karena adanya surat ijin pakai yang diterbitkan Sekda TTS, Marthen Selan. Oleh sebab itu, jika ingin menarik mobil dinas DH 2 seharusnya Pemda harus menarik terlebih dahulu surat ijin pakai yang dikeluarkan Sekda.

" Tarik dulu kendaraan dinas dari mantan pejabat daerah lainnya dan juga tarik surat ijin pakai mobil dinas ini baru saya kembalikan," ujar Obed kepada para tim yang datang mencoba menarik mobil Dinas tersebut.

Obed Naitboho yang hendak dikonfirmasi pasca pertemuan tersebut menolak untuk memberikan komentar.

Plh Bupati TTS, Marthen Selan yang hendak dikonfirmasi terkait penarik mobil dinas DH 2, enggan berkomentar. Dirinya meminta wartawan untuk berhubungan dengan Badan PKAD. Karena dirinya sudah meminta PKAD untuk menarik mobil tersebut.
" Dengan Badan PKAD saja. Minta komentar di mereka," ujarnya singkat. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved