Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir di Desa Inbate

Dengan masyarakat sekitar, Anggota Satgas membantu mengevakuasi mobil pick up jenis carry 1000 warna hitam.

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir di Desa Inbate
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Inbate bersama warga mengevakuasi mobil pick up yang terseret banjir di Desa Inbate, Senin (11/2/2019). 

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir di Desa Inbate

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Sebanyak enam personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Inbate kembali membantu mengevakuasi sebuah mobil pick up yang terseret banjir di Kali Inbate.

Pelaksanaan evakuasi mobil pick up tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Sucana. Dengan masyarakat sekitar, Anggota Satgas membantu mengevakuasi mobil pick up jenis carry 1000 warna hitam.

Mobil pick up tersebut diketahui milik Anis Sasi, seorang warga dari Desa Inbate. Mobil pick up tersebut, hanyut diseret oleh banjir di Sungai Inbate, Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat pada, Senin (11/2/2019) sore.

60 PSK Masih Beroperasi di KD

Guru dan Penyuluh Pertanian di Manggarai Jadi Prioritas Testing P3K

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf. Hendra Saputra, S.Sos,. M.M.,M.I.Pol membenarkan hal itu kepada Pos Kupang melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (12/2/2019) pagi.

Hendra mengatakan, pemilik yang juga menjadi supir mobil pick up tersebut, diketahui sering mengangkut penumpang dari Desa Inbate menuju Kota Kefenanu ataupun sebaliknya.

Ketika pulang dari Kefa, jelas Hendra, saat akan kembali ke Desa Inbate, di dalam mobil pick tersebut terdapat tiga orang penumpang dari Kota Kefamenanu menunju ke Desa Inbate

Saat itu, lanjut Hendra, kondisi hujan sangat deras sehingga membuat sungai menjadi banjir. Setelah sampai di sungai Itu, supir mencoba melewati sungai yang airnya belum begitu deras.

Setelah sampai di tengah sungai tiba-tiba mesin mobil mengalami kemacetan dan Ia pun turun untuk mengambil tali di rumah warga yang terletak di sekitar sungai.

Daniel Hurek Sebut Limbah RPH Oeba Sudah Sangat Mengganggu

Kisah Anak Sekolah Kampung Kekadena-Malapadhu di Nagekeo Bertaruh Nyawa Demi Cita-Cita

"Saat, pergi mengambil tali itulah, tiba-tiba datang arus air yang sangat besar dan deras langsung menghanyutkan mobil tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved