Video Viral Guru Tempeleng Siswa SMP di Rote Ndao NTT, Ternyata Begini Fakta yang Sebenarnya.

Sudah selesai dengan kekeluargaan. Ada pernyataan damai hari Jumat 8 Februari 2019 di depan Pak Kadis dan Ketua Komite Sekolah dan polisi

Ia katakan, penyelesaian damai secara kekeluargaan itu dilakukan pula di depan polisi dan Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) Rote Ndao.

Secara terpisah Kepala Dinas PKO Rote Ndao Jhon Pandie mengatakan, peristiwa guru tempeleng siswa itu terjadi pada hari Rabu (6/2/2019).

Ia mengatakan, peristiwa ini bermula pada hari Senin  (4/2/2109), kedua siswa tersebut tidak masuk sekolah.

"Anak dua itu bolos, kemudian mereka tidak pergi ke sekolah tapi pakai pakaian seragam," ujar Jhon Pandie.

Kedua anak yang bolos itu ternyata mencuri bensin dari sebuah sepeda motor yang diparkir di sebuah rumah.

Tanpa diketahui kedua siswa itu, ternyata di sebelah rumah yang bensin sepeda motor itu dicuri adalah rumah guru mereka.

Saat itu, sang guru juga tidak masuk sekolah karena sakit gigi. Oleh guru lelaki tersebut, aksi kedua siswa yang mencuri bensin ini pun direkam.

Hari esoknya hari Selasa (5/2/2019) tanggal merah, sehingga guru itu pun menemui kedua siswa itu pada hari Rabu (6/2/2019) di sekolah.

IRT yang Sedang Hamil 8 Bulan Ini Diancam Penjara 5 Tahun karena Aniaya Bocah 7 Tahun

Kepada kedua siswa ini, sang guru menanyakan ke mana keduanya pada hari Senin (4/2/2019).

Salah satu siswa menjawab, bahwa mereka sedang belajar sekolah.

Kedua siswa ini tak mengaku jika mereka bolos sekolah. Lalu oleh guru itu ditunjukkan video aksi kedua siswa itu yang mencuri bensin.

Melihat itu, keduanya pun tak bisa mengelak. Sang guru pun memarahi kedua siswa tersebut.

Jhon Pandie mengatakan, bahwa kasus guru tempeleng siswa ini sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk komite sekolah dan polisi.

"Sudah selesai dengan kekeluargaan. Ada pernyataan damai hari Jumat 8 Februari 2019 di depan Pak Kadis dan Ketua Komite Sekolah dan polisi," ujar Jhon Pandie. (pos-kupang.com/ferry jahang/maria anitoda)

Penulis: Ferry Jahang
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved