Tersesat Menuju Lokasi Pemandian, 23 Anggota Pramuka Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Tersesat Menuju Lokasi Pemandian, 23 Anggota Pramuka Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Tersesat Menuju Lokasi Pemandian, 23 Anggota Pramuka Ditemukan dalam Kondisi Lemas
KOMPAS.com/Dokumentasi SAR Kendari
Petugas SAR Kolaka memberi minum kepada anggota Pramuka Kolaka yang tersesat di dalam hutan. 

Tersesat Menuju Lokasi Pemandian, 23 Anggota Pramuka Ditemukan dalam Kondisi Lemas

POS-KUPANG.COM | KENDARI - Sebanyak 22 anggota pramuka dari SMPN 02 Kolaka berhasil ditemukan setelah sempat tersesat di hutan Bumi Perkemahan Keakea, Kelurahan Mongolo, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (10/2/2019).

Puluhan anggota pramuka didampingi seorang pembinanya hendak menuju permandian yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari lokasi perkemahan dan seharusnya kembali ke perkemahan mereka pada sore harinya.

Namun, hingga malam, rombongan pramuka yang mengikuti perkemahan Sabtu Minggu (Persami) belum kunjung pulang. Sehingga, para guru melaporkan peristiwa itu ke SAR Kolaka.

Polisi Segera Periksa Ketum PA 212 Slamet Maarif Sebagai Tersangka Dugaan Pelanggaran Kampanye

Juru bicara Basarnas Kendari, Wahyudi menjelaskan, rombongan pramuka tersebut ditemukan sekitar 3 kilometer arah timur dari lokasi Bumi Perkemahan Keakea.

Mereka ditemukan bersama dengan pembinanya Suharjono dalam kondisi lemas, 10 diantaranya adalah perempuan sehingga langsung dievakuasi ke RSUD Benjamin Guluh Kolaka.

Relawan Milenial di Kuala Lumpur: Kami Bersumpah Memperjuangkan Kemenangan Prabowo-Sandi

Siswa Pramuka itu berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Pos Kolaka dibantu Polres dan BPBD serta masyarakat Kolaka, Senin (11/2/2019) sekitar pukul 03.10 Wita.

"Sudah ditemukan tadi subuh sekitar pukul 03.10 Wita. Sekarang para korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Benyamin Guluh Kolaka untuk diberikan penanganan medis," jelas Wahyudi, Senin (11/2/2019).

Ia mengatakan, kejadian tersesatnya siswa pramuka itu terjadi pada Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 19.35 Wita.

Tim SAR Pos Kolaka menerima informasi jika 23 orang murid pramuka tengah tersesat di hutan Bumi Perkemahan Keakea.

"Jadi awalnya diperkirakan kembali dari perkemahan pada pukul 16.00 Wita, tapi sampai pukul 19.30 belum ada kabar dari rombongan pramuka. Sehingga pukul 19.40 tim rescue pos SAR Kolaka bersama potensi SAR lainnya berangkat menuju TKM," terang Wahyudi.

Dengan menggunakan satu unit rescue car dengan peralatan pendukung lainnya, tim SAR Pos Kolaka diberangkatkan menuju lokasi.
Sekitar pukul 23.10 Wita, kata Wahyudi, satu tim SAR dari Basarnas Kendari juga diberangkatkan menuju Kolaka untuk memberikan bantuan SAR.

Nama-nama anggota pramuka yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan yakni, pembina Suharjono dan peserta Muh Kasib, Ismail Kayu, Arjun, Arif, Made Wahyu, Isra, Arya, Muh Rifaldi, Ilham Saputra, Muh Rifai, Muh Milka, Muh Fadil, Andi Asnella Syifa, Zayatun Walia, Umi Kalsum, Lisna Alisanti, Puja Musdalifa, Fadila Paramanandi, Aliya Rahamdani Safrika, Fitri Handayani, dan Afta Nayara Sinta.

Sebanyak 22 pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kolaka, hilang di Hutan Latinanggo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, saat kegiatan perkemahan Sabtu - Minggu. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved