Berita Puisi

Ini Puisi Edisi Minggu Pos Kupang

Puisi:Di persimpangan itu, ada lorong tua, Saat senja datang kau membawa puisimu, dan kita melafalkannya bersama.

Ini Puisi Edisi Minggu Pos Kupang
ils/kaskus
Rindu 

Puisi-Puisi Martin Meli
Rindu

Di persimpangan itu, ada lorong tua
Saat senja datang kau membawa puisimu, dan
Kita melafalkannya secara bersama-sama
Terkadang tersendat dengan senyumu yang manis

Di persimpangan itu kelak kau akan tahu
Aku pernah bercumbu dengan kata-katamu, sebab
Kalimatku telah membeku pada lirikmu, kemarin
Kupungut dari kisah sebelah dirimu

Di persimpangan itu, ada namamu yang kuukiri
Bersama jarak dan rindu
Yang menjadikannya seperti buku tanpa pena yang tak bertinta
Dan aku masih menantimu di lorong tua ini

Jokowi Sebut Soliditas TNI dan Polri Kunci Stabilitas Keamanan dan Pertahanan

Hasil Liga Italia - Cristiano Ronaldo Cetak 1 Gol, Juventus Menang Telak 3-0 atas Sassuolo

Di persimpangan itu, ijinkan aku menyimpan puisimu
Puisi kisah kita bersama dalam detik waktu
Jam tangan pun saksi bisu kita, bukan?
Aku ingin kau tahu persimpangan itu adalah tubuhku dan jiwamu

(Rita, di penghujung Oktober 2018)

Karenamu

Sebab, kuat itu adalah sabda
Komitmen itu adalah kehendak
Kehendakmu adalah menjadi sabda
Menulis kalimat menekuk kisah
Melewat lembah, menelusuri langkah hidupumu
Itulah komitmen dalam diarymu
Jika berkenan mengaminkannya
Pada dinding tertera namamu, karena
Ada luka yang belum kau perbam, derita
Tak mampu menepis semua kebisingan tinta hitammu
Ijinkan malaikat tak bersayap merawatmu, hingga
Kau sadar itu adalah sahabat dirimu

(Silo, 3 November 2018)

Sadar

Halaman
123
Penulis: PosKupang
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved