Peringati Hari Pers Nasional, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Bersihkan Sampah

Peringati Hari Pers Nasional, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Bersihkan Sampah

Peringati Hari Pers Nasional, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Bersihkan Sampah
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan foto usai pembersihan sampah di wilayah RT 22 RW 09 Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (9/2/2019). 

Peringati Hari Pers Nasional, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Bersihkan Sampah

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan yang ada di Kota Kupang menggelar pembersihan sampah di wilayah RT 22 RW 09 Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (9/2/2019).

Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan ini terdiri dari wartawan-wartawan baik media online maupun cetak yang ada di Kota Kupang.

Lius Seran, pemilik media likuraionline.com ditemui di lokasi kegiatan mengatakan, momen ini merupakan aksi memperingati Nari Pers Nasional.

Sosialisasi Perekaman E-KTP di Mako Brimob NTT, Ririmase: Jangan Malu Urus Administrasi Kependudukan

"Saya berharap kegiatan ini bisa dilanjutkan pada waktu-waktu mendatang. Ini satu gerakan kebersihan dan menjadi tanggung jawab moril kita bersama. Ini juga untuk mendukung program gubernur dan walikota dalam menjaga kebersihan di NTT dan Kota Kupang," ujarnya, Sabtu (9/2).

Dia bilang, kegiatan serupa harus dilakukan berkelanjutan dan jangan terlalu berharap kepada orang lain.

Dinas Dukcapil Kota Kupang Sosialisasi Perekaman E-KTP di Mako Brimob NTT

Amar Ola Keda Kabelen, wartawan Liputan6.com mengatakan, walaupun mungkin saja ke depan akan dilakukan lagi beberapa kegiatan, tetapi pembersihan pada Hari Pers Nasional adalah kegiatan wajib.

"Kegiatan pembersihan pas Hari Pers Nasional adalah kegiatan wajib," ujarnya.

Terlepas dari itu, dia menginginkan adanya niat baik dari semua orang untuk tetap menjaga kebersihan lingkungannya.

Karena, katanya, kebersihan lingkungan tak hanya menjadi tugas pemerintah semata.

"Setiap hari kita yang menjalankan kehidupan ini. Kita perlu menjaga kebersihan, minimal untuk diri kita sendiri. Dan itu tidak butuh pengawasan dari pemerintah," ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan itu diawali dengan kegiatan di lokasi Car Free Day, yakni pembagian bunga dan penandatanganan dukungan dari warga untuk jurnalis NTT yang profesional. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved