BREAKING NEWS: Lelaki Beranak Perkosa Siswi SD Kelas V, Saat Perkosa Pelaku Ancam Membunuh

Pelaku yang biasa disapa Delis beranak dua itu, tega memperkosa seorang siswi SD yang masih satu kampung dan masih SD kelas V. Saat kejadian korban ma

BREAKING NEWS: Lelaki  Beranak Perkosa Siswi SD Kelas V, Saat Perkosa Pelaku Ancam Membunuh
POS-KUPANG.COM/SCREENSHOOT
Ayah Bejat ini Cabuli Putri Kandungnya Sejak Umur Empat Tahun dan Terungkap Setelah 14 Tahun 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Perlakuan tidak senonoh dibuat oleh seorang laki-laki beristri dan beranak dua di Cumbi, Desa Warloka, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pelaku yang biasa disapa Delis beranak dua itu, tega memperkosa seorang siswi SD yang masih satu kampung dan masih SD kelas V. Saat kejadian korban masih berusia 11 tahun. 

Hal tersebut disampaikan oleh keluarga korban Rafael Randu, kepada wartawan di Labuan Bajo, Jumat (8/2/2019).

"Kejadian pertama pada Januari 2018. Sedangkan kejadian kedua pada September 2018. Kami sebagai keluarga, baru tahu pada Bulan November 2018 saat korban sakit. Pelaku sudah ditahan oleh polisi pada akhir Januari 2019," kata Rafael.

Dia menuturkan, pelaku justru melakukan tindakan bejat yang pertama saat korban pulang membantu pelaku menanam padi di sawahnya.

"Waktu itu sore hari, saat pulang tanam padi di sawah pelaku. Pelaku saat itu menawarkan korban untuk naik sepeda motor bersamanya pulang ke kampung yang jaraknya lebih dari 3 kilo meter. Setelah naik motor baru jarak 300 meter, pelaku menyeret korban ke pinggir jalan lalu mengancam korban dengan parang agar melayani nafsu bejatnya," tutur Rafael.

Bahkan kata dia, pelaku sempat meletakan sebilah parang di leher korban lalu menutup mulut korban dengan tangannya. Korban takut dan tak berdaya melawan walau sempat berteriak.

Saat itu pelaku mengancam akan membunuh korban dan orang tuanya bila dia menceritakan kejadian itu.

Setelah kejadian, pelaku menghantar korban sampai di kampung saat itu.
"Korban takut memberi tahu keluarga. Lalu bersamaan dengan perjalanan waktu, korban beraktivitas biasa," kata Rafael.

Halaman
12
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved