BREAKING NEWS: Pulang Beli Bensin di SPBU Madawat Maumere, Pria ini Terpental Disambar Petir

“Kami sama-sama keluar dari SPBU mau tab (pindahkan bensin dari tangki sepeda motor ke jeriken). Tiba-tiba petir dan kilat besar sekali

BREAKING NEWS: Pulang Beli Bensin di SPBU Madawat Maumere, Pria ini Terpental Disambar Petir
via Tribunnews Bogor
tersambar petir-ilustrasi 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE---Waspada selalu  petir dan  kilat di musim  hujan  saat ini. Seorang pria paruh  bayah  terpental disambar petir hari Jumat  (8/2/2019) sekitar  pukul 15.00 Wita  di  Jalan Gajah Mada, sekitar  30-an meter  dari  Stasiun Pengisian Bahan  Bakar Umum (SPUB)  Madawat  di  Kota  Maumere, Pulau  Flores, Propinsi NTT.

Keterangan dihimpun  POS-KUPANG.COM,  Jumat  petang di lokasi kejadian itu,  pria  ini  baru saja  kembali  dari  SPBU membeli  bensin.

Di  tempat kejadian  dibawah  pohon mangga di  depan sebuah  rumah, dia  hendak memindahkan  bensin  dari  tangki  sepada motor ke dalam jeriken.

“Kami  sama-sama keluar dari SPBU  mau  tab (pindahkan bensin dari tangki  sepeda  motor ke jeriken). Tiba-tiba petir  dan kilat besar sekali, bapa   tua terlempar  hampir  satu meter  dari sepeda motornya,” ujar saksi mata  seorang  wanita di lokasi kejadian enggan menyebutkan namanya.

Lokasi  kejadian di  halaman sebuah  rumah  ditumbuhi  dua  pohon mangga  merupakan tempat langganan  beberapa   warga  setiap membeli  bensin  dari sepeda motor  lalu memindahkannya ke jerikan.

BREAKING NEWS: Kakek 60 Tahun di Lumbukore Sumba Timur Tewas Terbakar

Saksi  mata ini menuturkan, pria paru  bayah  ini baru  hari ini  datang membeli   membeli bensin. Selama ini,  kata saksi  mata, sering istrinya yang membeli  bensin  ke SPBU  lalu  tab ke  jeriken.

“Kami  baru  keluar  dari  SPBU datang ke   sini  mau  tab  bensin. Dia terlempar sekitar SATU meter lalu  pingsang,”  ujar saksi  mata.

Ia mengatakan, pria yang tek dikenal namanya  dikenal  berasal  dari  Kabupaten Sabu Raijua  dan dibawa ke RSUD mendapat pertolongan. 

Saksi mata  lainnya karyawan SPBU  Madawat membenarkan   petir  dan kilat  terjadi sekitar pukul  15.00  Wita.  Ia  mengaku  merasakan  sengatan petir.

“Dua  dispencer SPUB  mendadak  mati. Saya rasakan  tarikanya seperti  strum  listrik,”  ujarnya. *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved