Prabowo Sebut Kekeliruan Arah Pembangunan Terjadi Sejak Orde Baru, Para Elite Gagal Mengelola Negara

Prabowo Sebut Kekeliruan Arah Pembangunan Terjadi Sejak Orde Baru, Para Elite Gagal Mengelola Negara

Prabowo Sebut Kekeliruan Arah Pembangunan Terjadi Sejak Orde Baru, Para Elite Gagal Mengelola Negara
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan ulang tahun ke 20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019). 

Prabowo Sebut Kekeliruan Arah Pembangunan Terjadi Sejak Orde Baru, Para Elite Gagal Mengelola Negara

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menuturkan bahwa arah pembangunan Indonesia saat ini menuju ke arah yang keliru. Kekeliruan tersebut terjadi sejak puluhan tahun lalu bahkan saat Orde Baru berkuasa.

Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri perayaan ulang tahun ke 20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

"Dari awal, dari sekian belas tahun, sekian puluh tahun, dari saya masih di dalam Orde Baru saya sudah melihat arah perkembangan, arah pembangunan Indonesia, sebenarnya arahnya menuju arah yang keliru," ujar Prabowo.

Dibantu KPK, Buron Kasus Korupsi Rugikan Negara Rp 106,8 Miliar Ditangkap di Tanjung Benoa, Bali

Menurut Prabowo, para elite saat ini telah gagal dalam mengelola negara. Ia pun menyebut para elite itu tidak berguna.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan, semua indikator pembangunan menunjukkan Indonesia tengah menuju kegagalan.

Masneno Sebut Konsep Pertanian Konservasi Sejalan dengan Revolusi 5P

Ia berpendapat persoalan utama Indonesia saat ini adalah kekayaan alam yang justru tidak dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Prabowo mengatakan, hasil pengelolan sumber daya alam Indonesia justru disimpan di luar negeri. Dengan demikian sebagian besar masyarakat tidak dapat menikmatinya.

"Saya melihat waktu itu kekeliruannya adalah bahwa elite bangsa ini, elite yang tak ada gunanya. Elite ini gagal memberi arah kepada bangsa, gagal untuk mengelola bangsa ini," ucap Prabowo.

"Ya, ini saya sampaikan di mana-mana. Banyak yang tidak suka sama saya, yang penting saya bicara apa adanya kepada rakyat indonesia saudara-saudara," kata dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved