Maria Theresia Geme Harap BPN Informasikan Standar Biaya Sertifikat Tanah

Dosen Hukum Agraria pada Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang berharap BPN bisa menginformasikan standar biaya pengurusan sertifikat tanah.

Maria Theresia Geme Harap BPN Informasikan Standar Biaya Sertifikat Tanah
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Dr Maria Theresia Geme SH MH

Marfia Theresia Geme Harap BPN Informasikan Standar Biaya Sertifikat Tanah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Maria Theresia Geme, Dosen Hukum Agraria pada Universitas Widya Mandira Kupang (Unwira) Kupang berharap pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) bisa mengikutsertakan informasi harga dalam tahapan perolehan sertifikat tanah.

Ini dilakukan demi memberikan informasi yang akurat terhadap masyarakat akan tahapan dan biaya administrasi yang harus disiapkan masyarakat sekiranya mereka ingin mengurus perolehan sertifikat tanah.

"Informasi soal proses kepemilikan tanah juga harus disebarluaskan oleh pihak BPN. Karena ini penting," kata Theresia Geme kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (7/2/2019) malam.

Dalam era keterbukaan ini pula, proses pendapatan sertifikat ini perlu disertakan biaya dalam tiap tahap pengurusan perolehan sertifikat tanah," ujar Theresia Geme.

SMP Kristen Citra Bangsa Kupang Komitmen Kembangkan E-Learning

Selebgram Cantik Reva Alexa Ternyata Asal Singkawang, Berjenis Kelamin Laki-laki, Tertangkap Nyabu

Dia bilang, dalam era keterbukaan informasi ini, segala proses pelayanan terhadap masyarakat harusnya menjadi lebih mudah.

"Kita disemangatin oleh berita tentang presiden Jokowi bagi-bagi sertifikat tanah. Ini harus bisa membuat para pegawai semangat dalam mengurus sertifikat," katanya.

Dia jelaskan, pengurusan sertifikat tanah ini sangat membantu masyarakat dalam menunjang perekonomian.

8 Kelakuan Menggemaskan Jin BTS yang Membuatnya Jadi Viral, Nomor 2 Bikin Meleleh!

Harga Tiket Pesawat Meroket, 14 Penerbangan Dibatalkan, Jumlah Penumpang Menurun

"Karena nilai ekonomis dari tanah ini pun perlu diperhatikan. Sekarang, tanah tidak sekedar barang milik, tetapi juga menunjang pergerakan ekonomi kita misalnya untuk usaha," kata dia.

Mengenai keterlambatan pengurusan, Theresia Geme berharap pihak pemohon juga harus jujur menginformasikan status tanah.

"Bisa saja status tanah itu bersertifikat ganda. Ini akan memperpanjang pengurusannya," katanya. (*)

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved