Kadis Perhubungan NTT Yakin Pembangunan Dermaga Maritain - Dili Kelar 2022

Rencana pembangunan pos lintas batas negara di laut, dalam hal ini pelabuhan penyeberangan Maritain-Dili, diyakini rampung pada tahun 2022.

Kadis Perhubungan NTT Yakin Pembangunan Dermaga Maritain - Dili Kelar 2022
POS-KUPANG.COM / AMBUGA LAMAWURAN
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIII Provinsi NTT, Syafrin Liputo (tengah) dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isyak Nuka (kiri) sewaktu memberikan materi dalam Rapat Pembahasan Pagu Kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran Bidang Perhubungan Darat di Hotel Neo by Aston, Kota Kupang, Kamis (7/2/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rencana pembangunan pos lintas batas negara di laut, dalam hal ini pelabuhan penyeberangan Maritain-Dili, diyakini rampung pada tahun 2022.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isyak Nuka (kiri) dalam Rapat Pembahasan Pagu Kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran Bidang Perhubungan Darat di Hotel Neo by Aston, Kota Kupang, Kamis (7/2/2019).

Dia menjelaskan, pada tanggal 11 Februari 2019, pihaknya akan menghadiri rapat bersama BNNP untuk membahas masalah ini.

"Besok tanggal 11 Februari akan ada rapat bersama BNNP untuk bahas masalah ini. Harap setelah rapat itu, pembangunan dermaga tersebut bisa diwujudkan dan bisa kelar pada 2022 nanti," kata Isyak Nuka.

Dijelaskan, selama ini memang telah ada pelabuhan laut di daerah Maritain tersebut, tetapi tidak digunakan.

"Jauh sebelumnya, sewaktu (Timor Leste) masih menjadi bagian dari NKRI, sudah ada lintasan di situ yang menggunakan KMP Balibo. Ketika berpisah, tidak ada lagi lintasan itu," terangnya.

Inilah Identitas 10 Pelajar yang Diduga Terlibat Kasus Pencurian di Manggarai

Dia katakan, Gubernur NTT Viktor Laiskodat memandang penting membangun kembali dermaga antar negara tersebut.

"Bapak Gubernur pandang penting untuk buka lintasan itu lagi. Maritain merupakan satu pos penting lintas batas negara di laut. Rencananya pembangunan ini baru kita tahu setelah tanggal 11 Februari nanti," katanya. (*)

Penulis: Lamawuran
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved