Asperindo Tegaskan Tak Ada Aksi Penghentian Pengiriman Kargo

isu kenaikan tarif SMU (kargo udara) yang menjadi isu sentral. Karena tsunami telah terjadi di industri Eksres, Pos dan Logistik dengan kenaikan tari

Asperindo Tegaskan Tak Ada Aksi Penghentian Pengiriman Kargo
Pos Kupang.com/Laus Markus Goti
Ilustrasi: Tarif Pengiriman Barang Naik JNE Siap Imbangi dengan Pelayanan yang Baik 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Ketua Umum Asperindo Pusat, Alfi dan tin menghadiri undangan Breakfast Meeting oleh Menko Perekonomian, Darmin Nasution.

Pada Breakfast Meeting tersebut dibahas mengenai isu kenaikan tarif SMU (kargo udara) yang menjadi isu sentral. Karena tsunami telah terjadi di industri Eksres, Pos dan Logistik dengan kenaikan tarif SMU yang sangat tinggi.

Ketua Tim Pokja, Trian Yuserma, ketika melaporkan perkembangan hari ini kepada Anggota Asperindo, termasuk JNE Cabang Utama Kupang, menyampaikan Breakfast Meeting dihadiri pejabat eselon I Kemenko dan seluruh Asosiasi Logistik. Pada akhir meeting tersebut, Darmin Nasution mengajak Ketum Asperindo, Alfi dan Aptrindo melakukan konferensi pers.

Pada Jumpa Pers tersebut, Alfi menyampaikan pada pukul 13.00 Wita dirinya menghadiri undangan KPPU untuk dimintai keterangan tentang kenaikan tarif SMU (kargo udara) dan adanya dugaan terjadinya persaingan yang tidak sehat di industri kargo udara.

Undangan ini bersifat penelitian (penyelidikan) dan akan ditingkatkan menjadi penyidikan sampai dengan kepada penuntutan.

Kemudian pukul 15.00 Wita, ia bertemu dan bersilaturahmi dengan Ketua KPPU untuk menindaklanjuti masalah pengutan liar di Bandara Hasanudin. Juga tentunya disinggung soal kenaikan tarif SMU yg sedang hangat dibicarakan.

Pada pukul 18.00 wita juga akan dilakukan pertemuan penting untuk melengkapi inisiatif perjuangan.

DPP Asperindo telah menerima sinyal untuk bisa bertemu Bapak Presiden di minggu depan.

Oleh karena itu, Branch Manager JNE Cabang Utama Kupang, Emi Khilafat, ketika dikonfirmasi mengenai penghentian pengiriman kargo, Kamis (7/2/2019), menyampaikan perkembang dari Ketua Tim Pokja bahwa sehubungan dengan beredarnya informasi atau publikasi tentang aksi Asperindo pada tgl 7, 8 dan 9 Februari 2019 untuk tidak mengirimkan kargo via udara, tidak ada dan tidak diinstruksikan oleh DPP.

Aksi resmi Asperindo akan dituangkan dalam surat resmi disertai pedoman dan ditandatangani oleh Pengurus Inti DPP dengan rekomendasi utama dari Tim Pokja.
Tim Pokja akan mengawal dinamika yang terjadi atas perjuangan organisasi dengan target utama adalah turunnya Tarif SMU oleh maskapai.(*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved