Renungan Harian Katolik, 7 Februari 2019: Dimensi Kebersamaan dalam Perutusan (Markus 6: 7-13)

"Ut omnes unum sint: Supaya mereka semua menjadi satu"( Yoh 17: 21), demikian doa Yesus.

Renungan Harian Katolik, 7 Februari 2019: Dimensi Kebersamaan dalam Perutusan (Markus 6: 7-13)
Facebook/Florens Maxi Un Bria
Maxi Un Bria 

Oleh RD.Florens Maxi Un Bria
Rohaniwan Keuskupan Agung Kupang.

"Ut omnes unum sint: Supaya mereka semua menjadi satu"( Yoh 17: 21), demikian doa Yesus. Sejak semula, Yesus menegaskan nilai kebersamaan dan persatuan. Tanpa nilai -nilai di atas niscaya perpecahan, kemelut internal dan konflik interest akan bertumbuh subur.

Dampaknya pun dengan mudah dapat dijumpai. Keutuhan keluarga dan komunitas dapat dengan mudah retak. Kerajaan dan persekutuan sekuat apa pun dapat hancur berkeping. Tanpa spirit persatuan dan kebersamaan, kapan saja kita ibarat harta dalam bejana tanah liat yang jatuh berkeping.

Namun optimisme tetap terjaga. Kita bisa bangkit dan terus belajar bersama menata hidup dan pelayanan. Tuhan membimbing dan menyertai kita. Emmanuel.

"Ia memanggil keduabelas murid itu dan mulai mengutus mereka berdua-dua.Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat"( Mrk 5:7).

Bersama kita pasti bisa. Untuk berjalan cepat setiap orang bisa berlari seorang diri.Tapi untuk berjalan sampai ke tujuan kita perlu berjalan bersama-sama. Itulah sebabnya mengapa Yesus memilih keduabelas murid dan mengutus mereka pergi berdua-dua.

Renungan Harian Katolik : Hikmat Tuhan vs Manusia

Renungan Harian Katolik : Iman, Keberanian dan Optimisme

David Bottomley dari Australia Raih Gelar PhD di Usia 94 Tahun, Studi S3 Selama 7 Tahun

Dimensi kebersamaan dan kerja tim sejak perutusan perdana telah ditunjukkan Yesus.
Ia paham dan memiliki maksud mulia.

Bahwasannya tugas perutusan ke tengah dunia itu tidak mudah. Banyak godaan dan tantangan. Para murid perlu berjalan bersama untuk saling meneguhkan dan berbagi dalam pelayanan.

Kebersamaan dan tinggal berkomunitas menjadi fondasi yang mendukung pelayanan dan pewartaan.

Yesus tidak membiarkan para murid berjalan sendirian. Tangan Kasih-Nya menuntun dan menyertai mereka.

Halaman
12
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved