Opini Pos Kupang

Catatan Kritis Johni Lumba Mengenai Jadwal Pra PON 2019 dan PON 2020

Kelemahan mendasar untuk meraih prestasi adalah periodisasi penyusunan program latihan.

Catatan Kritis Johni Lumba Mengenai Jadwal Pra PON 2019 dan PON 2020
Ilustrasi 

Catatan Kritis Johni Lumba Mengenai Jadwal Pra PON 2019 dan PON 2020

Oleh Johni Lumba
Pemerhati Olahraga dari PJKR FKIP Universitas Kristen Artha Wacana Kupang

POS-KUPANG.COM- Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan dilaksanakan di Provinsi Papua pada tanggal 10 September 2020. Semua persiapan berkaitan dengan sarana prasarana dan fasilitas yang akan digunakan dalam pesta terbesar olahraga Indonesia sudah mendekati tahapan akhir.

Tidak heran jika KONI Pusat, Kemenpora dan beberapa kementerian selalu memantau pelaksanaan persiapan menuju pelaksanaan ivent tersebut.

Provinsi Papua untuk pertama kalinya dalam sejarah menjadi tuan rumah PON. Letak geografi yang cukup menantang PON 2020 menjadi catatan terpenting dalam membangun olahraga Indonesia menuju level dunia.

Ramalan Zodiak Hari Ini, Rabu 6 Februari 2019, Leo Mendapat Panggilan Tak Terduga

Drakor Terbaru Lee Jong Suk Romance Is A Bonus Book Mulai Tayang, Anda Wajib Nonton

Keluarga Abdul Kadir Lakukan Syukuran atas Pengukuhan Professor Cornelis Lay

Satu tahun sebelum pelaksanaan PON, maka kegiatan yang akan dilakukan adalah Pra kualifikasi PON (Pra PON). Setiap pengurus cabang olahraga provinsi akan berkoordinasi dengan Pengurus Pusat (PP) berkaitan dengan waktu pelaksanaan Pra Kualifikasi PON.

Tidak mengherankan jika ada sejumlah Pengprov cabang olahraga yang selalu menanyakan kepada PP tentang kapan pelaksanaan Pra PON.

Hal tersebut menurut penulis adalah wajar, sebab tidak mungkin Pengprov cabang olahraga akan meloloskan atlet sebanyak-banyaknya tanpa persiapan dan perencanaan program yang jelas.

Kelemahan mendasar untuk meraih prestasi adalah periodisasi penyusunan program latihan. Hal inilah yang menyebabkan kegagalan dalam meraih prestasi terbaik.

Olahraga Indonesia semakin tertinggal dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, salah satu faktor penyebabnya adalah melaksanakan kegiatan yang tidak memiliki jadwal pertandingan/perlombaan yang pasti.

Halaman
1234
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved