Perusahaan Ekspedisi Tunggu Kebijakan Penghentian Pengiriman Kargo dari Asperindo

Rencana Asperindo untuk menghentikan pengiriman kargo sementara masih dinanti seluruh expedisi di tanah air

Perusahaan Ekspedisi Tunggu Kebijakan Penghentian Pengiriman Kargo dari Asperindo
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Minggus, seorang pedagang sirih di Kota Kupang ketika berada di Pusat Kargo Bandara El Tari Kupang. 

Perusahaan Ekspedisi Tunggu Kebijakan Penghentian Pengiriman Kargo dari Asperindo

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Rencana Asperindo untuk menghentikan pengiriman kargo sementara masih dinanti seluruh expedisi di tanah air. Begitu juga dengan expedisi yang melayani jasa pengiriman barang di NTT.

Branch Manager TIKI Cabang Utama Kupang, Ayatullah Khumaini, ketika dihubungi Pos Kupang, Selasa (5/2/2019) menyampaikan Asperindo telah menyepakati untuk melakukan penghentian sementara pengiriman kargo. Tapi keputusan resmi untuk dihentikan sementara belum diterima dari Kantor Pusat.

Penghentian sementara kargo via udara ini, dikabarkan akan menjadi aksi protes dari Asperindo mengenai tarif pengiriman yang terlampau tinggi.

Bahkan di daerah lain kenaikan bisa mencapai 100 hingga 200 persen. Namun untuk tanggal pasti penghentian sementara tersebut, belum ada keputusan resmi dari Asperindo Pusat.

Besarnya Tarif Kargo Dinilai Keluar Dari Ketentuan Yang Berlaku

Asperindo Sepakat Hentikan Pengiriman Kargo Via Jalur Udara, Ini Alasannya

"Perusahaan expedisi tengah menunggu surat resmi tentang keputusan tersebut. Bila surat edaran itu telah sampai maka Kantor Cabang akan mengikuti keputusan sesuai instruksi yang disampaikan oleh pusat," kata Ayatullah.

Branch Manager JNE Cabang Utama Kupang, Emi Khilafat  yang ditemui terpisah di Kantornya, Selasa siang, mengatakan mendengar isu atau wacana penghentian tersebut. Namun persisnya kapan dan  seperti apa ia belum mendapat surat edaran resmi.

"Kami sedang menunggu dari Asperindo Pusat. Wacananya sudah dengar tapi surat edaran resmi belum ada. Kalau memang itu dilakukan, kita menunggu dari pusat karena mengenai itu tidak diputuskan dari sini," tuturnya.

Menurutnya, penghentian sementara ini mungkin bagian dari aksi yang ditujukan kepada pemerintah mengenai tarif kargo. Sebab sebelum rencana penghentian ini, Asperindo sempat mengajukan peninjauan kembali tarif kargo yang dirasa terlalu tinggi.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved