Opini Pos Kupang

Meneropong Kunjungan Paus Fransiskus ke Uni Emirat Arab

Paus Fransiskus akan menghadiri pertemuan lintas agama yang akan membahas persaudaraan manusia.

Meneropong Kunjungan Paus Fransiskus ke Uni Emirat Arab
AFP
Paus Fransiskus memberkati seorang anak ketika dia tiba di Stadion Olahraga Zayed, Uni Emirat Arab, untuk memimpin jalannya misa terbuka pada Selasa (5/2/2019). 

Oleh RD Florens Maxi Un Bria
Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang

"Firmissima est inter pares amicitia ; di antara sesama, persahabatan menjadi pengikat yang paling kokoh" (Proverbia Latina.p.91)

POS-KUPANG.COM - Ungkapan di atas relevan untuk mengapresiasi kunjungan Pimpinan Umat Katolik Sedunia, Paus Fransiskus ke Uni Emirat Arab tanggal 3 -5 Februari 2019.

Paus Fransiskus akan menghadiri pertemuan lintas agama yang akan membahas persaudaraan manusia.

Kunjungan ini menarik perhatian khalayak dan menjadi kunjungan bersejarah di tahun 2019. Karena dalam kunjungan ini Paus Fransiskus akan menghadiri

Paus Fransiskus Kunjungi Uni Emirat Arab untuk Pertama Kalinya Dalam Sejarah

Ramalan Zodiak Karir Selasa 5 Februari 2019, Aries Penuh Semangat, Zodiak Lain?

Drakor Terbaru Lee Jong Suk Romance Is A Bonus Book Mulai Tayang, Anda Wajib Nonton

"Pertemuan lintas agama yang merefleksikan keberanian dan kemauan untuk mengakui bahwa iman kepada Tuhan menjadi sarana persatuan bukan perpecahan, membawa kebersamaan meski berbeda, serta menyingkirkan kekerasan dan kebencian," (Kompas .com, 31/1/2019 )

Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat dan memperkuat relasi antar agama sekaligus menegaskan bahwa kekuatan persahabatan para pimpinan agama dapat menjadi landasan persatuan dan penggeark persaudaraan universal.

Iman kepada Allah seharusnya memang membantu setiap umat manusia bersatu sebagai sebuah keluarga besar yang bersaudara dan hidup bersama di planet bumi yang sama.

Kesediaan hati untuk menerima perbedaan sebagai anugerah yang memperkaya satu sama lain dapat mendukung terciptanya toleransi dan hidup berdampingan secara damai. Kerinduan setiap manusia akan damai sejahtera terwujud dan godaan hidup dalam perpecahan dan kekerasan dapat ditepis.

Dialog persaudaraan manusia dipandang sangat relevan dan menjadi kebutuhan bersama. Kita berharap bahwa pertemuan lintas agama di Dubai-UEA dapat menginspirasi masyarakat dunia dalam mengembangkan dialog hidup bersama dalam semangat persaudaraan sejati sebagai manusia citra Allah.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved