Berita Kabupaten Lembata

Biasanya Koperasi Jatuh Karena Ulah Anggota

koperasi jatuh bukan karena ulah pengurus, tetapi anggota. Pengurus boleh kerja bagus, tapi kalau anggotanya apatis, tidak lancar bayar pinjaman, maka

Biasanya Koperasi Jatuh Karena Ulah Anggota
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
TARIK UNDIAN -- Asisten III Sekda Lembata, Wenselaus Ose (kiri) saat menarik undian pada Pra RAT Kopdit Swastisari Cabang Lembata di Aula Hotel Olympic Lewoleba, Sabtu (2/2/2019) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- "Biasanya, koperasi jatuh bukan karena ulah pengurus, tetapi anggota. Pengurus boleh kerja bagus, tapi kalau anggotanya apatis, tidak lancar bayar pinjaman, maka hal itu berdampak buruk terhadap keberadaan koperasi.

Untuk itu, anggota harus aktif, sehingga koperasi bisa berkembang seperti yang diharapkan."

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur menyampaikan pesan tersebut, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Sekda Lembata, Wenselaus Ose, saat membuka Pra RAT Kopdit Swastisari Cabang Lembata, di Aula Hotel Olympic Lewoleba, Sabtu (2/2/2019).

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata memberi apresiasi atas kehadiran Kopdit Swastisari di daerah tersebut. Kehadiran kopdit ini turut membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hanya saja, pesan Bupati Sunur, apabila ada masyarakat telah masuk menjadi anggota kopdit tersebut, maka jangan lupa menunaikan kewajiban sebagaimana mestinya.

Ini penting karena jika anggota lalai melaksanakan kewajiban, maka hal itu akan berpengaruh terhadap eksistensi koperasi tersebut.

Untuk itu, lanjut dia, agar koperasi berkembang baik, pelayanan kepada anggota juga bagus, pengembangan koperasi juga demikian, maka anggota tak boleh hanya menuntut hak tetapi juga menunaikan kewajiban dalam mengembalikan pinjaman. Karena biasanya, anggota hanya menuntut hak lalu lupa atau bahkan mengabaikan kewajiban yang harusnya dipatuhi.

Dalam berkoperasi, kata Bupati Sunur, anggota harus memperhatikan hak maupun kewajiban. Ketika mulai menuntut hak, maka harus memperhatikan juga kewajiban. Bila keseimbangan ini tidak dijaga, berarti koperasi itu mulai terganggu kesehatannya dan itu berdampak kurang baik terhadap eksistensi koperasi tersebut.

Ia berharap seluruh anggota Kopdit Swastisari telah memahami secara baik hakikat koperasi.

Tiga Lapangan Dipersiapkan untuk El Tari Cup 2019 di Malaka

Halaman
12
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved