Berita Kabupaten Manggarai

Bawaslu Manggarai Rekrut 920 Pengawas TPS

Dalam rangkah menyukseskan pemilihan umum (Pemilu) pada tanggal 17 April 2019 mendatang, Bawaslu Kabupaten Manggarai membuka secara resmi perekrutan

Bawaslu Manggarai Rekrut 920 Pengawas TPS
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Foto Ketua dan Anggota Bawaslu Manggarai 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Dalam rangkah menyukseskan pemilihan umum (Pemilu) pada tanggal 17 April 2019 mendatang, Bawaslu Kabupaten Manggarai membuka secara resmi perekrutan pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Total pengawas TPS di kabupatenManggarai sebanyak 920 orang menyebar di 171 desa/kelurahan.

Ketua Bawaslus Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia, kepada wartawan di Kantor Bawaslus Manggarai, Senin (4/2/2019) pagi menjelaskan, pengumum secara terbuka proses rekrutmen pengawas yang akan ditempat semua TPS dalam Pemilu Presiden dan wakil Presiden, DPD, DPR serta DPRD sudah mulai dilaksanakan.

‘Informasi lengkap mengenai persyaratan menjadi pengawas ditempel di tempat umum seperti kantordesa/kelurahan dan sebagainya dan hari ini sudah mulai dijalankan,” kata Marselina/

BREAKING NEWS: Pelajar di Manggarai Ini Tabrak Kakek Pejalan Kaki Hingga Meninggal Dunia

Lebih lanjut, ujar, Marselina, sejumlah persyaratan menjadi pengawas pemilu sesuai ketentuan UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum antara lain mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur  dan adil.

Bukan saja itu, harus berpendidikan paling rendah SMA/sederajat, pada saat mendaftar umur paling rendah 25 tahun, sehat jasmani dan rohani, bebas dari penyalagunaan Narkoba, mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan danatau di BUMN atau BUMD serta sejumlah persyaratan lain.

Secara terpisaha Kordiv PHL dan Humas Bawaslu Kabupaten Manggarai, Herybertus Harun kepada wartawan di Ruteng, mengatakan, diharapkan juga pelamar memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu, memiliki pemahaman tentang ketatanegaraan serta mempunyai kemampuan dalam bidang pengawasan pemilu.

Dikatakannya, pengawas TPS sesuai ketentuan pasal 114 UU nomor 7 tahun 2017 bertugas mengawasi persiapan pemungutan suara,pelaksanaan pemungutan suara,persiapan penghitungan suara, pelaksanaan penghitungan suara dan pergerakan hasil perhitungan suara dari TPS ke PPS.

Pengawas TPS juga berwenang menyampaikan keberatan dalam hal ditemukan dugaanpelanggaran, kesalahandan/atau penyimpangan administrasi pemungutan dan perhitungan suara,menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan perhitungan suara serta kewenangan lain yang ditentukan undang-undang.

“Kami sangat berharap agar pengawas TPS yang direkrut memiliki Kemampuan kepemiluan,jujur dan netral sebab mempunyai tugas dan wewenang yang cukup besar dalam menyukseskan pemilu tahun 2019,”kata mantan wartawan ini.(*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved