Berita Kabupaten Kupang

Yoseph Hurint Akui Banjir Naibonat Sudah Tiga Kali

Salah satu korban luapan banjir dari Bendungan Bekolo di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Yosep Hurint mengakui sudah tiga kali kejadian

Yoseph Hurint Akui Banjir Naibonat Sudah Tiga Kali
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Petugas BPBD Kupang membantu mengeluarkan barang milik warga untuk dijemur di panas matahari, Jumat (1/2/2019) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI---Salah satu korban luapan banjir dari Bendungan Bekolo di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Yosep Hurint mengakui  sudah tiga kali kejadian banjir.

Bencana luapan pertama tahun 2005 kemudian tahun 2008 dan kini awal tahun 2019. Dua kejadian sebelumnya tidak ada perhatian samasekali oleh Pemerintah Kabupaten Kupang.

Yosep Hurint kepada POS KUPANG.COM, Jumat (1/2/2019) mengatakan, kejadian genangan banjir seperti sekarang ini pernah terjadi pada tahun 2005 dan 2008. Saat itu mereka bersusahpayah menghadapi luapan banjir walaupun tidak sebesar tahun 2019 ini.

Ketika itu, katanya, dari dewan maupun pemerintah mendata tetapi tidak ada tindaklanjutnya.

Di Belu, Banjir Rendam Rumah Warga dan Lahan Sawah

Miris, Ayah Bayi Yang Dikubur Ibu Muda di Manggarai Ternyata Ayah Mertua

"Saya jujur mengatakan bahwa ini kali ketiga. Memang dua tahun sebelumnya tidak terlalu besar tapi genangi rumah warga juga. Ada dari dewan dan pemerintah datang waktu itu tapi setelah itu diamkan saja sampai kejadian ini baru ada perhatian, " kata pria paruh baya asal Flores Timur ini.

Dia mengakui sampai saat ini baru bantuan tengki air yang didatangkan untuk membersihkan bekas lumpur. Dirinya dan keluarga membersihkan puing-puing peralatan rumah tangga yang terkena lumpur.

"Banjir surut sejak Jumat (1/2/2019) Pukul 01.00 wita. Sekarang tidak ada lagi banjir. Kami bersihkan barang-barang yang kotor dan jemur pakaian yang kena banjir," kata yosep.

Pada saat bersamaan, tim dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Kupang mengerahkan mobil tangki air untuk membersihkan bekas lumpur di rumah korban banjir di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur.

Banjir yang menghantam rumah warga setempat,  Kamis (31/1/2019) malam kini sudah kering dan meninggalkan bekas lumpur sehingga disemprot oleh tim BPBD.  (*)

 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved