Berita Kabupaten Malaka

Tenaga Kerja asal Malaka yang Digagalkan di Kupang Non Prosedural

Setelah dicek, ke 12 tenaga kerja itu berasal dari Halibasar dua orang, Hanimasin empat orang dan dari Motaulun enam orang.

Tenaga Kerja asal Malaka yang Digagalkan di Kupang Non Prosedural
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KADIS--Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN---Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu mengatakan, 12 tenaga kerja yang ditahan petugas Nakertrans Provinsi NTT adalah calon tenaga kerja yang berangkat tidak prosedural.

Setelah dicek, ke 12 tenaga kerja itu berasal dari Halibasar dua orang, Hanimasin empat orang dan dari Motaulun enam orang.

Diduga Cabuli Siswi SMA di Kota Bajawa, Polisi Ringkus Petani asal Lebijaga , Bajawa

Pelayat Membludak di Gereja St Fransiskus Asisi Melepas Kepergian Tokoh Pers Damyan Godho

Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Vinsensius Babu mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Kamis (31/1/2019).

Menurut Vinsen, ia sudah mendapat
informasi penahan tenaga kerja asal Malaka sejak kemarin, Rabu (30/1/2019). Para tenaga kerja berangkat tidak prosedural atau tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan yang resmi.

"Saya sudah dapat informasi dari kemarin. Mereka jalan non prosedural," kata Vinsen.

Lanjut Vinsen, setelah mendapat informasi penahanan 12 tenaga kerja asal Malaka di Kupang, dinas langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kepala desa tempat mereka berasal.

Vinsen belum mendapat informasi lanjutan soal pemulangan para tenaga kerja tersebut dari Kupang. Ia sudah berkoordinasi dengan Dinas Nakertrans Provinsi NTT dan keluarga dari para tenaga kerja yang ada di Kupang untuk bisa mengamankan ke 12 orang tenaga kerja tersebut.

Vinsen mengatakan, mencari pekerjaan tidak dilarang namun tenaga kerja yang hendak mencari kerja di luar daerah harus mengurus dokumen ketenagakerjaan yang resmi. Hal ini sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk diketahui, 12 tenaga kerja asal Kabupaten Malaka ditahan petugas Nakertrans Provinsi NTT di Pelabuhan Tenau Kota Kupang, saat mereka hendak berangkat menuju Nunukan, Kalimantan Timur. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved